TITIKTEMU.CO – Masyarakat Solo memang cenderung lebih mengenak budaya ngeteh dari pada ngopi. Warung kopi boleh bertebaran di Solo, tapi tidak akan pernah bisa menggeser selera ngeteh.
Di Solo, minum teh telah menjadi budaya dan tradisi sejak lama. Cita rasa minuman teh di Solo juga khas sendiri. Karena itu racikan teh di warung-warung di Solo terasa berbeda dengan di kota lain.
Wajah, karena racikan teh di Solo memang istimewa. Namanya tehe oplos, yaitu mencampurkan beberapa merek teh untuk menemukan rasa dan karakter baru.
Baca Juga: Teh Oplos Rasa Paling Juara, Begini Cara Meraciknya
Jadi, jangan heran kalau rasa teh di Solo merupakan yang ternikmat dibandingkan dengan koa lain. Ditambah denagn pemanis gula batu, bukan gula pasir, maka jadilah the ginastel alias mani, panas, dan kental.
Bukan hanya cita rasa itu, racikan teh Solo juga merupakan perpaduan dari rasa sepat dan aroma wangi melati. Ada pun racikan teh Solo ini didapat dari beragam merek teh produksi Tegal, Pekalongan dan Solo.
Racikan teh atau teh oplos inilah yang membuat warung hik atau angkringan di Solo laris manis diburu pembeli. Masing-masing warung hik atau angkringan biasanya punya rahasia sndiri racikan teh ini.
Baca Juga: 9 Warung Angkringan di Solo dengan Sajian Teh Oplos Istimewa, Chekidot!
Tradisi ngeteh di Solo hingga ini dilestarikan Kerayon Kasunanan Suurakarta dan Pura Mangkunegaran. Ngeteh disajikan di acara perjamuan makan keluarga keraton dan tamu-tamu kehormatan.
Kini, tradisi ngeteh berlanjut bukan hanya di lingkungan keraton tapi juga masyarakat kebanyakan. Masyarakat dari berbagai kalangan dan kelas sosial bisa menikmati teh oplos yang merupakan racikan the khas Solo.
Minum teh sudah menjadi tradisi bersama yang diwariskan turun-temurun dari lingkup keraton sampai rumah tangga rakyat jelata, budaya meracik atau membuat teh oplos diteruskan lintas generasi.
Baca Juga: Teh Kampul Solo Memang Beda, Lebih Segar dari Lemon Tea, Begini Cara membuatnya
Teh oplos adalah ilmu warisan leluhur tentang racikan teh yang menghasilkan cita rasa dan karakter baru dari campuran beberapa merek teh. Biasanya terdiri dari dua atau tiga merek teh yang di-blend atau dicampur.
Satu racikan teh bisa berupa teh Gardoe, Nyapu, dan Sintren. Bisa juga dengan tambahan teh Gopek, 999, Poci, ataupun Tong Tji. Semuanya tergantung selera dan preferensi masing-masing peracik.