Pilihan kuliner berikutnya adalah Mie Ayam Bandung 59 yang juga berada di area Pasar Pathuk. Meski namanya mengandung “Bandung”, tempat ini justru populer dengan menu yammie.
Menariknya, pengunjung bisa memilih varian rasa manis atau asin sesuai selera. Topping yang disediakan pun cukup beragam, sehingga memberikan pengalaman makan yang lebih fleksibel.
Warung ini buka dua sesi, yaitu pagi dan sore hingga malam. Dengan harga mulai Rp12.000, tempat ini jadi favorit banyak kalangan, termasuk pelancong yang mencari makanan murah meriah namun tetap lezat.
4. Gudeg Mbah Lindu
Jika ingin mencicipi makanan khas Yogyakarta, Gudeg Mbah Lindu adalah destinasi yang tidak boleh dilewatkan. Inilah salah satu ikon kuliner legendaris Jogja
Warung ini sudah dikenal sejak lama dan bahkan sempat tampil dalam dokumenter kuliner internasional. Lokasinya sekitar 700 meter dari Stasiun Tugu, sehingga bisa dijangkau dengan berjalan kaki.
Ciri khas gudeg di sini terletak pada cara memasaknya yang masih tradisional menggunakan kayu bakar. Hal ini dipercaya memberikan cita rasa yang lebih autentik dan khas.
Harga seporsinya mulai dari Rp20.000, tergantung pilihan lauk. Bagi pencinta kuliner tradisional, tempat ini wajib masuk daftar kunjungan.
Baca Juga: Boyolali, Surga Ngopi di Lereng Gunung, Ini Rekomendasi 7 Tempat View Merapi–Merbabu
5. Coto Makassar La Capila
Tak hanya kuliner khas Jogja, kawasan sekitar stasiun juga menawarkan cita rasa dari daerah lain. Salah satunya adalah La Capila Kota Baru yang menyajikan masakan khas Makassar.
Berada di kawasan Kota Baru, sekitar 800 meter dari stasiun, tempat ini terkenal dengan menu coto Makassar yang gurih dan kaya rempah. Selain itu, tersedia juga sop konro dan pisang ijo sebagai pelengkap.
Harga makanan di sini cukup terjangkau, berkisar belasan ribu hingga Rp20.000-an. Warung ini buka dari pagi hingga sore, cocok untuk makan siang santai sebelum melanjutkan perjalanan.
Pilihan Kuliner Praktis dan Terjangkau
Artikel Terkait
9 Tempat Makan di Gunungkidul Ngetop, dari Warung Rumahan Sampai Kelas Hotel
Di Sukoharjo Ada Ndalem Kopi Ndoro Njero Jadi Tempat Makan Malam Paling Tenang, Estetik dan Tradisional Menunya
Kuliner Malam Jogja 24 Jam: Rekomendasi Tempat Makan Hits, Lezat Dan Syahdu
Pagi di Wonosobo Selalu Punya Pesonanya Sendiri: Kabut, Roti Bakar, dan Secangkir Kopi
Slow Living di Gunungkidul Memang Menyenangkan, Syaratnya: Lupakan Gaya Necis ala Kota
Desa Wotawati Gunungkidul Viral: Matahari Terbit Jam 8 Pagi, Tenggelam Jam 3 Sore