• Selasa, 24 Mei 2022

Dokter Mochamad Abdul Hakam : Hepatitis Akut Tak Berhubungan Dengan Vaksin Covid-19

- Jumat, 13 Mei 2022 | 20:08 WIB
Dokter Mochamad Abdul Hakam SpPD  (pic. jatengprov.go.id)
Dokter Mochamad Abdul Hakam SpPD (pic. jatengprov.go.id)

TITIKTEMU.CO, SEMARANG – Dokter Mochamad Abdul Hakam SpPD asal Kota Semarang, menyatakan hepatitis akut tidak ada hubungannya dengan vaksin Covid-19. Dengan demikian, beredarnya info yang menyatakan hepatitis akut akibat vaksin Covid-19, itu tidak benar.

“Yang disampaikan oleh beberapa orang yang tidak bertanggung jawab, bahwa (hepatitis akut) ini disebabkan karena vaksin Astrazeneca itu sama sekali tidak benar,” kata Hakam, ditemui di ruang kerjanya di Semarang, Jumat (13/5/) sore sebagaimana dilansir dari laman jatengprov.go.id.

Baca Juga: Kasad Tinjau Latihan Penembakan Armed di Sukabumi

Hakam menjelaskan, vaksin Astrazeneca tidak digunakan untuk anak-anak di bawah 18 tahun. Reagen yang di dalam Astrazeneca juga adenovirusnya, lain dengan penyebab hepatitis akut. 

Tidak hanya itu, dalam Astrazeneca tipenya adalah cadok sehingga adenovirusnya sudah dilakukan modifikasi di dalam replikasinya. Dengan begitu, tidak akan terjadi perkembangbiakan dari adenovirus. Sedangkan, hepatitis akut ini adalah subtipe 41.

“Subtipenya berbeda. Kalau di Astrazenica itu cadok. Di hepatitis akut misterius ini tipenya 41. Jadi sudah bisa disangkal (tidak ada kaitannya Covid-19),” tegasnya.

Baca Juga: Saat 11 Napi Bandar Narkoba Lapas Semarang Dipindahkan ke Nusakambangan...

Hakam menuturkan, cara penyebaran hepatitis akut ini melalui pencernaan, seperti dari makan dan minum. Bila Hepatitis A, B, C, D dan E untuk penyebarannya biasanya melalui fecal oral, tapi untuk hepatitis virus akut ini tidak hanya dari sistem pencernaan fecal oral, tapi juga dari udara.

“Karena memang dia koinfeksi (infeksi simultan oleh dua virus) dengan Covid-19. Jadi ada dua kemungkinan. Ini juga masih beredar di beberapa jurnal di luar negeri,” terangnya.

Halaman:

Editor: Chambali

Sumber: jatengprov.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Simak Ini Perbedaan Endemi, Epidemi, dan Pandemi

Sabtu, 19 Maret 2022 | 14:25 WIB

Deteksi Dini Kelainan Payudara dengan Pemeriksaan USG

Rabu, 16 Februari 2022 | 14:28 WIB
X