Penyakit ini juga menular melalui benda yang terkontaminasi virus monkeypox.
Pencegahan dan pengendalian
Beberapa upaya preventif bagi pelaku perjalanan negara endemis (utamanya penularan dari hewan ke manusia) sebagai berikut:
1. Hindari kontak langsung atau provokasi hewan penular monkeypox yang diduga terinfeksi monkeypox seperti hewan pengerat, marsupial, primata non-manusia (mati atau hidup).
2. Hindari mengonsumsi atau menangani daging yang diburu dari hewan liar (bush meat).
3. Biasakan mengonsumsi daging yang sudah dimasak dengan benar.
4. Gunakan APD lengkap saat menangani hewan terinfeksi
5. Pelaku perjalanan yang baru kembali dari wilayah terjangkit segera memeriksakan dirinya jika mengalami gejala dan menginformasikan riwayat perjalanannya.
Sementara minimalisasi risiko penularan bagi pelaku perjalanan di negara non-endemis (utamanya penularan dari manusia ke manusia) sebagai berikut:
1. Terapkan perilaku hidup bersih dan sehat.
2. Hindari kontak tatap muka atau kontak fisik dengan siapa saja yang memiliki gejala atau barang terkontaminasi.
3. Gunakan APD sesuai saat merawat penderita. Monkeypox adalah penyakit bergejala ringan dengan tingkat kematian sangat rendah.
Baca Juga: Kasus Pembunuhan Brigadir J: 97 polisi diperiksa, empat di antaranya berpangkat jenderal
Gejala-gejala penyakit pada umumnya dari monkepox dapat diobati dan dapat sembuh dengan sendirinya tergantung imunitas penderita. Selain itu, dukungan psikososial juga bisa disediakan untuk penderita selama perawatan dan setelah keluar dari ruang isolasi.***