kesehatan

Komisi IX Dukung Si Wolly Nyaman, Inovasi Teknologi Cegah Deman Berdarah dari UGM

Senin, 13 September 2021 | 14:56 WIB
Kunjungan Komisi IX DPRI ke Yogyakarta guna mendukung Si Wolly Nyaman, inovasi teknologi cegah deman berdarah dari Universitas Gadjah Mada. (pic. humas ugm)

TITIKTEMU.CO Yogyakarta - Komisi IX DPR RI turut mengawal pelaksanaan program ‘Si Wolly Nyaman’, sebuah inovasi teknologi dari Universitas Gajah Mada (UGM).

Program Si Wolly Nyaman sendiri merupakan sebuah akronim ‘Wolbachia Nyamuk Aman’  sebagai upaya pencegahan DBD, yang mengimplementasikan inovasi teknologi Wolbachia hasil penelitian pakar UGM. 

“Dukungan dewan ini terungkap saat tim Komisi IX DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Sleman, “ ungkap Aji, tim Humas UGM sebagaimana termuat dalam  laman resmi UGM.

Dalam kunjungan kerja tersebut, Wakil Komisi IX DPR RI, Ansori Siregar mempertimbangkan untuk perluasan implementasi teknologi Wolbachia.

Baca Juga: Mahasiswa UGM Ciptakan Tempat Sampah Penghancur Limbah Masker Medis yang Ramah Lingkungan

“Melalui kunjungan kerja ini, kami berharap dapat merumuskan langkah-langkah strategis untuk memastikan semua intervensi yang ada, agar bisa berjalan secara bersamaan dan menjadi pertimbangan perluasan implementasi teknologi Wolbachia,” tutur Ansori.

Sebelumnya, implementasi program Si Wolly Nyaman tersebut sempat terhenti karena adanya pemberlakukan PPKM Darurat sebagai respons untuk menghadapi pandemi Covid-19.

Saat ini, progam pencegahan DBD tersebut sudah dioperasikan kembali. 

Baca Juga: Cegah Heat Stress Pada Ayam Ternak, UGM Ciptakan Aplikasi BroilerX

Imlementasi program ini, hanya meletakkan ember berisi telur nyamuk aedes aegypti ber-Wolbachia di rumah warga yang bersedia menjadi  orang tua asuh nyamuk.

Setelah dilakukan pembaruan telur  setiap 2 minggu sekali selama periode 6 bulan, nyamuk-nyamuk ber-Wolbachia ini diharapkan akan mempengaruhi populasi nyamuk aedes aegypti  di area pelepasan. 

Nyamuk ber-Wolbachia diyakini bisa memberikan proteksi kepada manusia dari ancaman DBD.

Bakteri Wolbachia dalam tubuh nyamuk mampu menghambat replikasi (kemampuan virus untuk membelah diri) virus dengue.

Baca Juga: UGM Terima 9210 Mahasiswa Baru Tahun 2021-2022

Halaman:

Tags

Terkini