Bakteri Wolbachia juga dapat menyebabkan jumlah virus dengue dalam populasi nyamuk di masyarakat menjadi sedikit.
Ketua tim peneliti inovasi teknologi Wolbachia sekaligus guru besar UGM, Prof. Adi Utarini mengungkapkan, penelitian membuktikan Wolbachia efektif menurunkan Dengue sebesar 77% dan penurunan kasus dengue yang dirawat di rumah sakit sebenar 86%.
“Penemuan teknologi Wolbachia ini menjadi titik terang dalam upaya nasional melawan dengue. Kami berharap teknologi Wolbachia dapat diimplementasikan di daerah endemik DBD lainnya, dan mengantisipasi upaya penanggulangan demam berdarah,” ungkap Adi Utarini. ***
Artikel Terkait
Ini Baru Seru ! UGM Gunakan Game Untuk Orientasi Mahasiswa Baru
Pemkot Yogya Membuat Gelang Vaksin Untuk Masuk Fasilitas Publik, Efektifkah?
Pemkot Yogyakarta Menyediakan Mobil Layanan Vaksinasi Yogya Yang Bisa Jemput Bola
Anabda Wasita Trusing Tyas, Selamat Ulang Tahun Menwa UGM
Pembebasan Lahan Tol Solo-Yogya Capai 26,2 %, Uang Ganti Rugi 1,7 Triliun Digelontorkan