kesehatan

PeduliLindungi Resmi Menjadi SATUSEHAT Mobile, Apa bedanya? Cek di sini!

Kamis, 2 Maret 2023 | 13:40 WIB
Update aplikasi PeduliLindungi dapat dilakukan secara otomatis lewat Google Play Store (Tangkapan layar Google))

Dilansir Titiktemu.co dari laman sehatnegeriku.kemkes.go.id, ada beberapa hal yang membedakan antara PeduliLindungi dengan aplikasi SATUSEHAT Mobile.

Kemenkes menuturkan bahwa aplikasi SATUSEHAT Mobile memiliki pelayanan yang lebih luas, beda dengan PeduliLindungi yang awalnya berfokus pada persebaran Covid-19.

Baca Juga: Rafael Alun diklarifikasi KPK soal asal usul harta kekayaannya yang fantastis, diduga lakukan pencucian uang

Ada empat kondisi yang akan bisa dicatat pada fitur tersebut, yaitu pengukuran tubuh (tinggi dan berat badan), tekanan darah, gula darah dan detak jantung. Setelahnya, akan muncul berbagai informasi seperti kurva kesehatan, analisis, serta rekomendasi untuk tindakan lebih lanjut.

Aplikasi SATUSEHAT Mobile merupakan terobosan terbaru dari program digital Kemenkes yang akan mengintegrasi data rekam medis dan data layanan kesehatan pada aplikasi SatuSehat ini. Sehingga akan memudahkan seseorang untuk mendapat pelayanan kesehatan dengan baik dan tepat.

“Dengan adanya fitur diari kesehatan tersebut, SATUSEHAT Mobile dapat membantu dan memberikan informasi hingga memantau kesehatan sesuai dengan kondisi tubuh pengguna, dan hal tersebut dapat diakses di mana saja dan kapan saja,” lanjut Setiaji.

Aplikasi SATUSEHAT Mobile akan membantu masyarakat untuk lebih mudah menyusun data kesehatannya dengan ringkas dan rapih. Penggunanya juga dapat meilhat dengan mudah data kesehatan apa yang diperlukannya, seperti jenis konsumsi obat, sertifikat vaksin Covid-19, imunisasi anak, dan lainnya.

Menurut Setiaji, dengan aplikasi ini masyarakat akan lebih mudah melakukan konsultasi kesehatan bersama para tenaga kesehatan ataupun rujukan rumah sakit pada aplikasi ini sudah dipastikan resmi dan memiliki lisensi. Sehingga melalui pelayanan aplikasi ini, masyarakat tak perlu khawatir dengan masa transisi Covid-19.

Kemenkes menjamin seluruh data yang tercatat dalam aplikasi ini sudah terjamin keamanannya, karena pihaknya telah melakukan kerjasama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), serta kementrian Komunikasi Informatika (Kominfo) untuk melakukan sertifikasi pada platform ini.

Bagi para masyarakat Indonesia yang belum memiliki aplikasi ini, bisa mendownload melalui link https://play.google.com/store/apps/details?id=com.telkom.tracencare.

“Kami berharap portal ini dapat menjadi panduan bagi swasta maupun pengembang IT Dinas Kesehatan di kabupaten dan kota dalam menerapkan standar yang sama untuk dapat melakukan interoperabilitas data dengan SATUSEHAT Platform,” ujar Setiaji.***

 

Halaman:

Tags

Terkini