Taman Museum Kota atau Bubakan Rampung, Dipercantik dengan Lampu Sorot. Bisa Jadi Tempat Kongkow Baru

photo author
Heppy Purnomo, TitikTemu.co
- Sabtu, 22 Januari 2022 | 21:50 WIB
Taman Bubakan Siap Difungsikan, Dipercantik Lampu Taman (semarangkota.go.id)
Taman Bubakan Siap Difungsikan, Dipercantik Lampu Taman (semarangkota.go.id)

TITIKTEMU.CO, Semarang – Pengerjaan Taman Museum Kota Semarang atau Taman Bubakan, saat ini telah rampung.

Kini, tahap pekerjaan akhir adalah tahap finishing, yaitu untuk setting bagian lampu taman yang ada di dalam grawangan motif berbentuk trapesium dan sedikit pembenahan lainnya. 

Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang, Suryaty mengatakan, pembangunan fisik Taman Museum Bubakan telah jadi 100 persen.

Baca Juga: Pemerintah Umumkan 2 Kematian Pertama Kasus Omicron di Indonesia

Tinggal tahap finishing, seperti menyetel lampu taman untuk mempercantik taman Bubakan.

Lampu-lampu ini akan disetel untuk mengatur cahaya warna sehingga bisa bergantian berubah warna. 

"Lampunya ada tiga buah berukuran besar, nanti diatur agar pencahayaan warna yang keluar berganti serempak, warna yang sama. Nanti, ada beberapa warna yang berganti-ganti, misalnya disetting tiap 30 detik berganti warna", ujar Suryaty.

Baca Juga: Bikin Bising Pake Knalpot Brong, Ratusan Sepeda Motor di Boyolali, Disita Polisi

Menurut Atik – sapaan akrab Suryaty - manfaat pembangunan Taman Bubakan, selain untuk menambah ruang terbuka hijau (RTH) kota, juga rencananya, taman ini sebagai akses pejalan kaki atau pengunjung yang akan ke Museum Kota Semarang (Museum Bubakan).

"Yakni dari lahan parkir pengunjung yang saat ini masih berupa lahan kosong yang lokasinya berada di ujung Jalan MT Haryono tersebut, bisa masuk lewat akses trotoar di taman ini. Diharapkan, untuk pengunjung Museum bisa merasa aman, saat akan menyeberang dari area parkir nantinya," jelas Atik. 

Untuk pembangunan lahan parker, direncanakan pada tahun 2022.

Baca Juga: Pintu Umrah Sudah Dibuka, 3.615 Calon Jemaah Umrah Jogja Antre Berangkat

Saat ini, akses dari jalan MT Haryono, tidak lagi langsung ke jalan Pattimura, namun harus memutar di Museum Bubakan.

"Meski begitu, kami buat ada pintu di ujung jalan MT Haryono, sistim buka-tutup. Akses itu hanya dilalui ketika ada kejadian darurat saja. Misalnya kalau ada kegiatan-kegiatan atau kepentingan yang membutuhkan akses langsung dari jalan MT Haryono ke Jalan Pattimura, nanti akses pintu ini bisa dibuka, "terangnya. 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Indria Purnama Hadi

Sumber: semarangkota.go.id

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X