Untuk penghijauan di taman Bubakan, akan ditanami sejumlah pohon jenisn Pule dan jenis bunga, agar menjadi peneduh jalan sekaligus agar pengunjung merasa nyaman saat melewatinya.
Baca Juga: Suka Bersosmed? Waspadai, Bahaya Doxing yang Selalu Mengintai.
Masyarakat juga bisa memanfaatkan taman ini, untuk sekedar duduk-duduk dan menikmati suasana taman.
"Memang, untuk pemanfaatan belum, menunggu Dinas Kebudayaan dan Pariwisata yang mengelola Museum Bubakan. Kami hanya membangunkan fisik, mungkin tahun depan mulai difungsikan, mengikuti beroperasionalnya museum", jelas Atik.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang, Endro P. Martanto mengatakan, terkait untuk pengalihan rute arus lalu lintas kendaraan di Taman Bubakan, masih berlaku.’
Baca Juga: Rekrutmen Calon Taruna Akmil TNI AD 2022 Sudah Dibuka, Simak Jadwal dan Syarat Pendaftarannya
Ke depan, akan dibuat permanen, sekaligus untuk mengedukasi pengendara yang biasanya dari jalan MT Haryono langsung ke jalan Pattimura, namun sekarang harus memutar terlebih dulu.
"Saat ini bersifat sementara, nanti setelah difungsikan museumnya, memang untuk akses pengunjung atau pejalan kaki dari tempat parkir yang melintas, akan dibuat permanen. Crossing taman akan permanen, saat ini pengerjaannya sudah selesai, agar membuat pejalan kaki merasa aman saat akan berkunjung menuju museum Bubakan,"turur Endro.***
Artikel Terkait
Wisata Alam di Bantul? Coba ke Taman Kedung Asri…
Wisata Taman Ngelo Bantul, Tawarkan Susur Sungai Malam Hari Gunakan Perahu Motor
Taman Tresno Jasa Marga Kulon Progo Diresmikan
Taman MT Haryono Semarang untuk Mengenang Jasa Sang Pahlawan Revolusi
Menjaga Habitat Alami Komodo di Pulau Rinca NTT: Bakal Dibangun Taman Jurassic?