TITIKTEMU.CO, BANTUL – Warga Desa Manding, Kelurahan Sabdodadi, Kecamatan Bantul, Kabupaten Bantul, patungan untuk membeli satu unit mobil ambulans.
Program bernama “Ambulans Patungan Manding Hebat” ini melibatkan seluruh elemen masyarakat. Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, meapresiasi inisiatif tersebut.
Menurut Kepada Dukuh Manding Eko Hermawan, sebelum pandemi Covid-19 jika ada warga yang sakit tetangga iklas meminjamkan mobil.
Baca Juga: Pas Sedang Butuh, Pemda DIY Mendapat 2 Ambulan Untuk Layanan Pasien Covid
Semuanya gratis. Bahkan tetangga yang meminjamkan mobil sekaligus dengan sopir dan bensinnya.
Namun, di masa pandemi ini warga yang punya mobil was-was jika meminjamkan mobilnya untuk membawa pasien yang terkonfirmasi Covid-19.
Dari kondisi sepertiitulah warga kemudian rapat, dan akhirnya sepakat patungan atau mengadalan iuran untuk membeli mobil ambulans.
Baca Juga: Wow! PMI Solo Gunakan Alphard Sebagai Mobil Jenazah. Berapa Tarifnya?
“Akhirnya warga Manding bisa membeli mobil ambulans. Harganya Rp70 juta untuk mobilnya, ditambah karoseri sekitar 23 juta. Jadi totalnya 93 jutaan,” ujar Eko.
Eko menambahkan untuk biaya operasional ambulans, pengelola akan menitipkan kotak koin peduli di setiap rumah warga.
“Setiap bulan kotak koin kita ambil untuk operasional dan perawatan mobil. Kita kan inginnya gratis. Sudah ada 50 relawan tenaga medis yang siapmembantu,” ujar Eko.
Baca Juga: Bidan Desa di Jepara Minta Kapal Ambulan, Untuk Apa ?
Sementara itu, Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih mengapresiasi program “Ambulans Patungan Manding Hebat”. Dia menyebut program ini bisa dicontoh desa lain.
“Saya ikut senang, ikut bahagia, sekaligus bangga, karena warga Manding menunjukkan kerukunan dan kekompakan,” ujar Bupati.
Artikel Terkait
HUT ke-265 Yogyakarta: Deklarasikan Tuntas Vaksinasi dan Peluncurkan City Branding, YK City of Media Art
Yogyakarta Kenalkan Metode Tes Covid-19 yang Ramah Bagi Anak dan Lansia
Lagi, Kota Yogyakarta Raih Anugerah Parahita Ekapraya 2020
Nama Sri Sultan Hamengku Buwono IX Bisa dan Layak Dijadikan Nama Bandara Internasional Yogyakarta
Petisi PCR di Change.org Dapat Dukungan Luas, Jubir Satgas Covid-19: Kebijakan Masa Pandemi Dinamis