Bidan Desa di Jepara Minta Kapal Ambulan, Untuk Apa ?

photo author
Dwi Soewanto, TitikTemu.co
- Minggu, 12 September 2021 | 09:13 WIB
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat berkunjung ke Karimunjawa, Jumat 10/09/2021 (foto: Humas Pemprov Jateng)
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat berkunjung ke Karimunjawa, Jumat 10/09/2021 (foto: Humas Pemprov Jateng)

TITIKTEMU.CO, Semarang - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo berjanji akan memberi bantuan kapal ambulan untuk warga Desa Parang, Kecamatan Karimunjawa, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.

Kapal ambulan tersebut merupakan permintaan ibu-ibu bidan desa di Pulau Parang, Karimunjawa, saat dikunjungi Gubernur Ganjar Pranowo, Jum’at (10/9/2021).

“Kami butuh bantuan pak, ambulans laut untuk mengantarkan ibu hamil atau pasien emergency. Soalnya selama ini, kami hanya pakai kapal kayu biasa seperti ini. Kalau ombaknya tinggi itu bahaya pak,” kata Bidan Desa Susniwati.

Baca Juga: Karimunjawa Kini Terang Berpijar, Dulu Listrik Hanya Nyala 6 Jam Sehari

Dikutip titiktemu.co dari Humas Pemprov Jateng di www.jatengprov.go.id, permohonan bidan desa ini disampaikan saat Ganjar mengecek dermaga di Desa Parang. Awalnya seorang perempuan berseragam kuning tiba-tiba mendatangi Gubernur Ganjar Pranowo di lokasi tersebut.

Baca Juga: Warga Pulau Karang Karimunjawa: Sejak Indonesia Merdeka, Baru Pak Ganjar Gubernur yang ke Sini

Perempuan itu ternyata Susniwati, bidan desa Pulau Parang Karimunjawa. Seketika itu Susniwati mengajukan permohonan pada Ganjar untuk membantu ambulans laut, guna mengantarkan ibu hamil dan pasien emergency ke Puskesmas Karimunjawa atau rumah sakit di Jepara.

Susniwati menerangkan, tidak adanya ambulans laut membuat warga kesulitan saat ingin memeriksakan kesehatan. Apalagi saat kondisi darurat misalnya ibu hamil dengan pendarahan atau risiko tinggi, sangat berbahaya mengarungi laut dengan kapal nelayan.

“Biasanya kami pakai kapal nelayan. Bisa tiga jam untuk ke Karimunjawa, bahkan bisa lebih. Risikonya tinggi, apalagi saat ombak besar. Kalau ada ambulans laut bisa mempercepat, apalagi dilengkapi peralatan pertolongan pertama di dalamnya,” terangnya.

Baca Juga: Hari ini Tanggal 12 September adalah Hari Kesehatan Gigi dan Mulut Sedunia, Bagaimana Sejarahnya?

Sebab, pengalaman saat menggunakan kapal nelayan, sering terjadi kasus saat dirinya menolong ibu hamil dengan kondisi darurat. Untuk mengantisipasi kejadian serupa, setiap ibu hamil dengan risiko tinggi, sebelum sembilan bulan sudah dikirim ke Jepara.

Gubernur Ganjar Pranowo sepakat dengan usulan Susniwati. Menurutnya, ambulans laut penting untuk penanganan kondisi darurat.

“Iya ini bu bidan menyampaikan kalau kondisi darurat, memang butuh ambulans laut. Tadi saya tanya ke Petinggi, ada kapal dari desa, tapi rusak. Jadi biasanya menggunakan kapal biasa,” katanya.

Baca Juga: Wow, Survei Menyebutkan Kebiasaan Gosok Gigi Menurun Saat Pandemi COVID-19!

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Indria Purnama Hadi

Sumber: Humas Pemprov Jateng

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X