TITIKTEMU.CO, SOLO – Mobil jenazah PMI Kota Solo menjadi sorotan. Tak seperti mobil jenazah pada umumnya, mobil jenazah yang digunakan adalah Toyota Alphard.
Mobil jenazah mewah ini dilaunching dalam acara bertajuk “Bergerak Bersama untuk Sesama” di Markas Besar PMI Solo, Sabtu (18/9/2021).
Mobil jenazah ini diperoleh secara mandiri oleh PMI Solo, bukan hasil bantuan pemerintah, bukan dari dana APBD apalagi bulan dana.
“Ini upaya agar bisa melayani lebih baik. Kami tidak pakai APBD dan bulan dana. Itulah yang membuat PMI Solo menjadi yang terbaik," kata CEO PMI Solo, Sumartono Hadinoto.
Sumartono menambahkan masyarakt bisa menggunakan mobil itu tanpa tarif. PMI juga menyediakan ambulans dan mobil jenazah gratis lainnya.
Tidak ada prosedur khusus untuk menggunakan mobil PMI Solo. Masyarakat yang membutuhkan bisa menghubungi telepon (0271) 646 505.
Baca Juga: Pas Sedang Butuh, Pemda DIY Mendapat 2 Ambulan Untuk Layanan Pasien Covid
“Mau pake yang Alphard silahkan. Tidak ada tarif, sifatnya hanya donasi. Itu pun nantinya juga dikembalikan ke masyarakat dalam bentuk layanan,” ujar Sumartono.
Mobil mobil jenazah Alphard berpelat hitam AD 1214 GE itu terlihat baru dengan tulisan Mobil Jenazah PMI Surakarta.
Sumartono menjelaskan penggunaan mobil mewah sebagai mobil jenazah ini bukan untuk mencari sensasi.
Baca Juga: Sindrom Kelelahan Kronis Hantui Pasien Covid
Namun sebagai bagian dari upaya PMI Solo memberikan layanan terbaik untuk maysarakat.
“Tidak sedikit masyarakat yang ingin memberikan hal terbaik untuk keluarganya yang meninggal. Ini kan juga sebagai bentuk penghormatan terakhir,” ujarnya.
Artikel Terkait
Update Covid-19, Ini 10 Daerah dengan Kasus Tertinggi di Indonesia
Sebanyak 1.030 Nakes Covid-19 Terima Penghargaan, Wajar Tugas Mereka Berat!
Hati-hati, Efek Long Covid. Penelitan Sebutkan Sakit Covid-19 Parah Bisa Turunkan Kecerdasan
Kehamilan Remaja di Negara ini Melonjak di Tengah Pandemi Covid-19
TNI Siagakan Pos-Pos Perbatasan, Cegah Masuknya Varian Baru Covid-19 ke Indonesia
Dikhawatirkan Bawa Varian Covid-19 Mu, Surabaya Karantina 240 Pekerja Migran
Cegah Penyebaran Covid-19, Satgas TNI Gencar Sosialisasi dan Bagikan Masker Pada Siswa SMP