GEMPA TURKI, korban tewas terus meningkat menjadi 3.500-an orang. Belum Ada Kabar WNI Menjadi Koban Tewas

photo author
Indria Purnama Hadi, TitikTemu.co
- Selasa, 7 Februari 2023 | 05:56 WIB
Pencarian dan penyelamatan korban gempa Turki masih terus berlangsung (Tangkapan layar Youtube/The Guardian)
Pencarian dan penyelamatan korban gempa Turki masih terus berlangsung (Tangkapan layar Youtube/The Guardian)

Gempa berkekuatan 7,8 SR, yang terjadi di awal kegelapan pagi musim dingin, diikuti oleh gempa 7,7 SR kedua di tengah hari pada hari Senin, saat tim penyelamat di kedua negara masih berusaha mencari korban selamat.

Jumlah korban diperkirakan akan meningkat karena petugas penyelamat dan penduduk dengan panik mencari korban selamat di bawah puing-puing bangunan yang hancur di kota-kota di kedua sisi perbatasan.

Baca Juga: Jurnalis Menjadi Pengusaha Media? Bukan Impian Lagi. Ikuti Caranya Dalam Seminar Promedia Teknologi di Medan

Gempa tersebut terjadi pada pukul 04.17 waktu setempat (01.17 GMT) pada kedalaman sekitar 17,9 km (11 mil) di dekat kota Gaziantep, Turki, yang merupakan rumah bagi sekitar 2 juta orang, kata Survei Geologi AS.

Tayangan televisi dari Turki menunjukkan orang-orang yang terkejut berdiri di atas salju dengan piyama mereka, menyaksikan penyelamat menggali puing-puing rumah yang rusak. Bangunan nyaris rata dengan tanah, sementara banyak orang masih tertidur.

Baca Juga: Layanan SIM Keliling Polres Metro Depok, Simling di Alun alun Kota Depok Hari Minggu

Baca Juga: Polres Metro Depok Layani Perpanjangan SIM Hingga Malam Hari. Lokasinya di Cibubur

Saking kuatnya, getaran akibat gempa dirasakan hingga ke Lebanon, Yunani, Israel, dan pulau Siprus.

Hingga Senin tengah malam belum ada laporan korban tewas terjadi pada WNI yang berada di Turki maupun Syiria. KBRI di Turki menyatakan terus memantau perkembangan akibat gempa Turki ini.***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Indria Purnama Hadi

Sumber: The Guardian, Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X