2 Peneliti Muda Indonesia Temukan Senyawa Baru Pengendali Diabetes, Dipresentasikan di ICN 2025 Paris

photo author
Achmad Zainur Roziqin, TitikTemu.co
- Senin, 8 September 2025 | 09:58 WIB
Dua ilmuwan muda asal Indonesia, Fahrul Nurkolis (kiri) dan Juan Leonardo (kanan) dalam acara International Congress of Nutrition (ICN) 2025 yang digelar di Paris. (uin-suka.ac.id)
Dua ilmuwan muda asal Indonesia, Fahrul Nurkolis (kiri) dan Juan Leonardo (kanan) dalam acara International Congress of Nutrition (ICN) 2025 yang digelar di Paris. (uin-suka.ac.id)

TITIKTEMU.CO - Dua peneliti muda Indonesia, Fahrul Nurkolis dan Juan Leonardo, kembali mengharumkan nama bangsa di kancah internasional. Keduanya memperkenalkan penemuan senyawa baru yang berpotensi mengendalikan diabetes pada ajang bergengsi International Congress of Nutrition (ICN) 2025 di Paris, Prancis.

Senyawa hasil riset tersebut diberi nama Juanleoxy Fahrulanoside (C12H23NO9), yang berasal dari eksplorasi tanaman herbal Delites kemudian dipadukan dengan formula pengobatan tradisional Tiongkok. Penemuan ini membuktikan bahwa kekayaan hayati Nusantara dapat diolah menjadi inovasi ilmiah berkelas dunia.

Baca Juga: Progres Tol Semarang-Demak Seksi 1 Capai 52 Persen, Solusi Permanen Atasi Rob di Kaligawe-Sayung

Mekanisme Kerja dan Potensi Senyawa Baru

Penelitian yang sudah terdaftar di National Library of Medicine dan tengah diajukan untuk hak paten ini bekerja melalui mekanisme GLP-1 modulator. Mekanisme tersebut membantu:

  • Menurunkan kadar gula darah pasca makan.
  • Meningkatkan rasa kenyang.
  • Mendukung kesehatan metabolisme secara menyeluruh.

Hasil uji laboratorium memperlihatkan adanya perbaikan signifikan pada marker metabolik, sehingga senyawa ini berpotensi besar dikembangkan sebagai terapi alternatif diabetes.

Baca Juga: Lowongan Kerja PCPM Bank Indonesia Angkatan 40 Tahun 2025: Syarat, Jurusan, dan Jadwal Pendaftaran

Publikasi Ilmiah Internasional

Penemuan Fahrul dan Juan tidak berhenti di forum ICN. Riset mereka juga telah dipublikasikan di Frontiers in Nutrition (Swiss), sebuah jurnal bereputasi internasional dengan kategori Scopus Q1.

“Lebih dari satu tahun kami berinvestasi pada penelitian ini, mulai dari karakterisasi senyawa hingga uji eksperimental pada hewan percobaan,” jelas Fahrul dalam keterangannya.

Kontribusi Anak Bangsa untuk Solusi Kesehatan Global

Keberhasilan ini menegaskan kontribusi peneliti muda Indonesia dalam pengembangan solusi kesehatan dunia, khususnya untuk penyakit diabetes yang menjadi masalah kesehatan global.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Achmad Zainur Roziqin

Sumber: uin.suka.ac.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X