Situasi Memanas di Perbatasan Thailand-Kamboja, KBRI Bangkok Imbau WNI Waspada

photo author
Achmad Zainur Roziqin, TitikTemu.co
- Minggu, 27 Juli 2025 | 12:57 WIB
KBRI Bangkok memberikan himbauan kepada WNI terkait deklarasi darurat militer di perbatasan Thailand-Kamboja. (Instagram/indonesiainbangkok)
KBRI Bangkok memberikan himbauan kepada WNI terkait deklarasi darurat militer di perbatasan Thailand-Kamboja. (Instagram/indonesiainbangkok)

TITIKTEMU.CO - Ketegangan antara militer Thailand dan Kamboja kian meningkat, terutama di wilayah perbatasan. Situasi memanas ini dipicu oleh serangkaian operasi balasan yang dilakukan kedua pihak di area sensitif yang berbatasan langsung antara kedua negara.

Menanggapi kondisi tersebut, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Bangkok mengeluarkan peringatan penting kepada seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) yang tinggal di daerah terdampak, khususnya di Provinsi Chanthaburi dan Trat, Thailand bagian timur.

Baca Juga: CEK DI SINI! Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru Minggu, 27 Juli 2025: Pertamax Naik, Pertalite Tetap

KBRI mengingatkan WNI untuk tetap menjaga ketenangan, menaati peraturan setempat, dan mengikuti seluruh arahan dari otoritas lokal. Selain itu, warga juga diminta agar selalu membawa identitas resmi saat beraktivitas di luar rumah.

“WNI diharapkan lebih waspada, membawa dokumen identitas setiap saat, dan terus memantau perkembangan situasi dari sumber resmi,” demikian bunyi imbauan KBRI yang dirilis pada Sabtu, 26 Juli 2025.

KBRI juga mendorong para WNI yang telah menetap di Thailand selama lebih dari enam bulan agar melakukan lapor diri ke KBRI, sebagai bentuk pendataan dan perlindungan jika sewaktu-waktu diperlukan evakuasi atau bantuan.

Baca Juga: RESMI! Link Download Logo HUT ke-80 RI Versi JPG, PNG, dan PDF Tahun 2025 Lengkap Aturan Penggunaan

Peringatan ini muncul setelah pihak militer Thailand menyatakan status darurat militer (martial law) di dua provinsi perbatasan, yakni Chanthaburi dan Trat, pada Jumat, 25 Juli 2025. Kebijakan tersebut bertujuan untuk memberikan keleluasaan penuh kepada aparat militer dalam menangani konflik yang berkembang.

Setidaknya ada delapan distrik yang terdampak di Provinsi Chanthaburi, termasuk Mueang Chanthaburi, Tha Mai, Makham, Laem Sing, Kaeng Hang Maew, Na Yai Am, dan Khao Khitchakut. Sementara itu, di Provinsi Trat, distrik Khao Saming juga dinyatakan dalam kondisi darurat.

Deklarasi darurat ini menyusul laporan bahwa pasukan Kamboja telah menerobos perbatasan Thailand di tiga titik strategis, menggunakan peralatan militer berat yang meningkatkan ketegangan antar negara.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Laptop Murah Terbaik 2025 untuk Mahasiswa Ekonomi dan Bisnis, Cek Daftarnya di Sini

Dengan situasi yang berkembang cepat dan tidak menentu, masyarakat Indonesia diharapkan tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, dan segera menghubungi KBRI Bangkok jika membutuhkan bantuan atau informasi lebih lanjut.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Achmad Zainur Roziqin

Sumber: kemlu.go.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X