TITIKTEMU.CO – Kementerian Agama (Kemenag) resmi mengumumkan 200 peserta yang lolos dalam program Calon Dai Muda (CDM) 2025. Para peserta yang terdiri dari dai dan daiyah muda ini akan mendapatkan pembinaan intensif guna mendukung misi dakwah yang moderat dan relevan dengan zaman.
Daftar lengkap nama peserta yang lolos bisa diakses melalui tautan berikut: KLIK DI SINI
Program ini digagas sebagai bagian dari langkah strategis Kemenag dalam memperkuat moderasi beragama dan mencetak generasi pendakwah muda yang siap menghadapi tantangan dakwah digital.
Baca Juga: 7 Jenis Aplikasi dan File yang Sebaiknya Dihapus Agar Memori HP Tidak Cepat Penuh
Direktur Penerangan Agama Islam Kemenag, Ahmad Zayadi, menyampaikan bahwa 200 peserta terpilih merupakan hasil seleksi ketat dan transparan yang dilakukan oleh tim dari Subdit Dakwah dan Hari Besar Islam.
"Dai muda yang terpilih bukan hanya ahli dalam agama, tetapi juga mampu mengomunikasikan pesan secara efektif di berbagai platform," ujar Zayadi dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (25/7/2025).
Para peserta bukan hanya aktif dalam aktivitas dakwah konvensional, tetapi juga piawai dalam menyampaikan pesan agama melalui media sosial dengan pendekatan kreatif dan kekinian. Hal ini menjadi penting mengingat generasi muda saat ini lebih dekat dengan dunia digital.
Baca Juga: Tingkatkan Akuntabilitas, Kemenag Luncurkan Sistem Gaji Pegawai Terpusat Mulai 2026
“Dari program pembibitan dai muda, kami ingin menumbuhkan kesadaran bahwa dakwah bukan hanya soal menyampaikan, tapi juga mendengarkan dan merespons kebutuhan umat secara bijaksana,” jelas Zayadi.
Program pembinaan akan berlangsung selama lima hari dan dilanjutkan dengan magang di sejumlah pondok pesantren yang telah ditunjuk oleh Direktorat Pondok Pesantren di bawah Ditjen Pendidikan Islam Kemenag.
Selama proses ini, para peserta akan mendapat materi dakwah kekinian serta pelatihan keterampilan komunikasi yang efektif dan toleran, demi menghadirkan dakwah yang mampu menjawab isu-isu aktual seperti intoleransi, radikalisme, dan hoaks.
Baca Juga: 5 Pantai Cantik dengan Sunset Terindah di Indonesia, Cocok untuk Healing dan Menyegarkan Pikiran
Ahmad Zayadi menekankan bahwa dakwah saat ini membutuhkan pendekatan yang lebih adaptif terhadap dinamika sosial dan teknologi.
“Ini menjadi langkah strategis dalam menjaga harmoni dan memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah perubahan sosial yang cepat. Semoga para dai muda yang terpilih dapat menjadi inspirasi dan agen perubahan yang membawa manfaat bagi bangsa dan negara,” pungkasnya.
Artikel Terkait
Indonesia Lolos ke Final Piala AFF U-23 2025, Erick Thohir Beri Tiga Pesan Penting untuk Garuda Muda
Final Piala AFF U-23 2025: Erick Thohir Tegaskan Timnas U-23 Tak Boleh Takut Hadapi Vietnam di SUGBK
Pemprov Jatim Siapkan Aturan Terkait Sound Horeg, Target Final 1 Agustus 2025
Tingkatkan Akuntabilitas, Kemenag Luncurkan Sistem Gaji Pegawai Terpusat Mulai 2026
7 Jenis Aplikasi dan File yang Sebaiknya Dihapus Agar Memori HP Tidak Cepat Penuh