TITIKTEMU.CO - Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin kembali membuka fakta terkait aksi
mati suri atau meninggal hidup kembali yang dilakukan Urip Saputra sebagai sebuah narasi
atau rekayasa. Urip ternyata memesan ambulans dan peti matinya sendiri, diduga hal itu dilakukan bersama sang istri.
"Jadi, dia memesan ambulans beserta peti jenazah sendiri dibantu istrinya. Memesannya satu paket peti jenazah dengan ambulans," kata Iman Imanuddin, Kamis (17/11/2022), seperti dilansir pmjnews.com.
Sopir ambulans yang bertugas membawa peti mati tersebut. Terkait biaya pemesanan tidak
dijelaskan secara detail.
Baca Juga: Inspirasi Melankolis.....! G E M I N T A N G prilyrm episode : 11 SEMESTA
“Jadi yang memesan peti jenazahnya adalah driver yang mengantarkan ambulans tersebut,"
jelasnya.
Diketahui, polisi telah membantah narasi viral bahwa tokoh Konghucu, Urip Saputra, yang diceritakan meninggal di Semarang lalu hidup lagi di Bogor. Menurut polisi, Urip tidak berada di Semarang, melainkan di Jakarta Selatan (Jaksel) dan dalam kondisi sehat.
Diberitakan sebelumnya, Beredar video di media sosial yang dinarasikan seorang pria bernama Urip Saputra (40) mati suri. Pihak keluarga mengatakan, jenazah Urip Saputra dikirimkan dari Semarang ke Bogor dengan kargo pesawat.
Baca Juga: ARMY Antusias! Jungkook BTS Fix Masuk Susunan Pengisi Acara Pembukaan Piala Dunia Qatar 2022
Namun sesampai di Bogor, Urip ternyata masih bernapas. Sejak Sabtu (12/11) kemarin, Urip masih dirawat di RSUD Kota Bogor, Jawa Barat.
Sempat mengalami kekurangan oksigen, kondisi Urip kini terus membaik. Polisi sendiri membantah ada indikasi mati suri.
Tidak hanya itu, polisi juga tidak menemukan adanya jadwal penerbangan dari Semarang ke Jakarta yang membawa peti jenazah, serta surat kematian dari pihak keluarga. Polisi akan memeriksa Urip Saputra setelah kondisinya betul-betul stabil.
Baca Juga: Owalah, oknum polisi yang bertugas amankan KTT G20, tewas ditusuk PSK di Bali. Ini penyebabnya
Semula dinarasikan Urip Saputra hidup kembali setelah disebut meninggal dunia atau mati suri di RSUD Bogor. Berkaitan dengan hal tersebut, polisi kemudian melakukan pengusutan dan memberikan penjelasan perihal narasi yang berkembang di masyarakat.
“Sampai dengan saat ini kami tidak menemukan fakta (soal mati suri) itu,” ujar Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin kepada wartawan, Selasa (15/11/2022).
Iman menjelaskan, berdasarkan informasi yang dikonfirmasi dari beberapa saksi yang dimintai keterangan, diketahui bahwa saat pemeriksaan awal masih dalam keadaan hidup.
Baca Juga: 6 Rekomendasi Tempat Wisata Manado, Didominasi Pulau, Pantai dan Alam Bawah Air
“Harus kami luruskan bahwa yang bersangkutan pada saat dilakukan pemeriksaan awal dan dibuka petinya, itu tidak dalam keadaan meninggal, tapi masih dalam keadaan hidup,” ucapnya. “Kondisinya masih stabil kalau berdasarkan pemantauan,” tandasnya.
“Jadi nadinya masih normal. Kemudian nafasnya juga masih ada, lalu diambil tindakan medis di Puskesmas untuk pertolongan pertama, selanjutnya digeser ke RSUD Kota Bogor juga masih dalam keadaan normal,” paparnya.
Ditambahkannya, Iman menyebut saat ini yang bersangkutan berada dalam kondisi
yang stabil dan masih menjalanai perawatan di RSUD Kota Bogor.“Saat ini masih dalam perawatan di RSUD Kota Bogor,” tuturnya.***
Artikel Terkait
Meski terjerat kasus ngeprank polisi, Melanie Subono masih anggap Baim orang baik. Polisi periksa 7 saksi
Pemusnahan 34,62 Kg sabu-sabu & 2.787 butir pil chatinone oleh polisi bareng Bea Cukai Tanjung Perak Surabaya
Motif 2 pelaku buat dan sebarkan video Kebaya Merah masih didalami polisi. Video diduga direkam di kamar 1710
Astaga, PC suapi Kuat Ma'ruf saat ultah pernikahan Sambo dan Putri. Kuat juga titip 2 pisau ke Prayogi
Jika terbukti selingkuh, Kompolnas minta Bripka HA yang diduga punya 4 WIL, disanksi etik dan pidana
Disita polisi, bandana Atta Halilintar yang dibeli tersangka kasus robot trading Net89 Rp 2,2 miliar
Polisi akan periksa Urip Saputra, yang dinarasikan mati suri di RSUD Bogor