TITIKTEMU.CO - Polisi mengungkap motif di balik peristiwa polisi menembak polisi di Lampung Tengah, Lampung. Pelaku tega menembak rekannya sesama polisi diduga lantaran dendam.
"Jadi pelaku ini dendam dengan korban," ujar Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwawani Pandra Arsyad ketika dimintai konfirmasi, Senin (5/9), seperti dilansir instagram @infokomando.official.
Polisi yang tewas ditembak adalah Aipda Ahmad Karnain yang bertugas sebagai Bhabinkamtibmas Desa Putra Lempuyang, Lampung Tengah.
Baca Juga: Miris, suami tega bakar Istrinya yang sibuk main Mobil Legend dan tak perhatikan anaknya
Aipda Ahmad ditembak di rumahnya Jalan Merpati, Bandar Jaya, pada Minggu (4/9) malam. Pelaku adalah Aipda Rudi Suryanto yang menjabat Ps Kanit Provos di Polsek Way Pengubuan, yang ditangkap tiga jam seusai penembakan.
Pandra memaparkan, pelaku diduga dendam karena korban selalu membuka aib, termasuk soal kabar istri pelaku belum membayar uang arisan.
"Motif sementara yang kami dapatkan dari keterangan tersangka hingga tega melakukan penembakan terhadap korban, diduga karena pelaku dendam terhadap korban, karena korban selalu membuka aib atau keburukan tersangka kepada kawan-kawannya. Dan terdapat kabar di grup WhatsApp bahwa istri dari pelaku belum membayar uang arisan
online," paparnya.***
Artikel Terkait
Ferdy Sambo Tersangka Obstruction of Justice Kasus Pembunuhan Brigadir J! Apa artinya?
Tragis, istri Ferdy Sambo merasa lebih baik mati. Mengapa? Ini penyebabnya
Kontroversi istri Sambo tak ditahan. Dibandingkan kasus Vanessa Angel, Angelina Sondakh dan Baiq Nuril
Halangi penyidikan pembunuhan Brigadir J, mantan anak buah Sambo, Baiquni Wibowo dipecat
Komnas HAM: Ada indikasi 3 eksekutor menembak Brigadir J. Ini tanggapan Kabareskrim
Waduh, lokasi yang diduga istri Sambo dilecehkan di Magelang tak ada CCTV
Bripka RR akan diperiksa dengan Lie Detector. Berkas perkara istri Sambo segera dikembalikan ke penyidik