ATM Bank Jateng Dibobol, 1 Miliar Rupiah Lebih Raib. Waspada! Begini Modusnya

photo author
Ipiek Riyanto, TitikTemu.co
- Kamis, 9 September 2021 | 06:23 WIB
Manajemen Bank Jateng memberikan penjelasan kepada nasabah korban skimming  (pic.istimewa)
Manajemen Bank Jateng memberikan penjelasan kepada nasabah korban skimming (pic.istimewa)

TITIKTEMU.CO

KLATEN, JAWA TENGAH - Kejahatan perbankan yang diduga meenggunakan modus skimming terjadi di Klaten. Beberapa pemilik rekening Bank Jateng menjadi korban pembobolan rekening via ATM. Peristiwa tersebut terungkap melalui pesan berantai di grup Whatsapp dokter dan bidan Klaten yang beredar pada Selasa siang (7/9/2021)

Dalam pesan Whatsapp itu tertulis, “Kepada sedulur smua harap menghindari ambil uang diatm SPBU jonggrangan klaten…. dikarena ada beberapa atm yg disciming…. beberapa teman kehilangan saldo sampai puluhan juta, sementara dalam proses pengaduan….terima kasih….semoga bermanfaat.”

Baca Juga: Anda Nasabah Bank BCA, Hati-Hati Dengan Modus Penipuan Ini

Pesan lainnya ditulis, “mhn dicek juga yg punya ATM BPD terutama yg tlah ambil di ATM SAMSAT KLATEN DAN PEMDA telah terjadi pembobolan sebesar Rp 500 rb dan 70 jt.korban seorang bidan desa. Tlg cek bg yg pernah ambil sepekan..data valid.”

Pihak manajemen Bank Jateng mengakui adanya kejadian tersebut. Hal itu terungkap berdasarkan hasil penyelidikan yang dilakukan Bank Jateng dan telah disampaikan kepada perwakilan korban serta Pemkab Klaten, Rabu (8/9/2021).

Pelaku terdeteksi mengambil saldo nasabah via ATM tersebut pada 6-7 September 2021 malam. Jauh hari sebelumnya, pelaku diduga sudah memasang alat untuk skimming atau mencuri data nasabah yang melakukan transaksi di gerai ATM selama alat tersebut dipasang.

Baca Juga: Waspada Penipuan Yang Mengatasnamakan Pegadaian. Begini Nih Modusnya

Sekretaris Bank Jateng Herry Nunggal Supriyadi menjelaskan manajemen Bank Jateng bergerak cepat menanggapi kasus pembobolan saldo rekening nasabah.

Hasil identifikasi aksi pembobolan ATM itu bermodus skimming atau pencurian data nasabah via mesin ATM. Sedangkan lokasi sasarannya adalah gerai ATM Samsat Klaten. "Sudah kita lakukan cek pengambilan itu ada di dua hari yang berurutan 6 sampai 7 September 2021. Dan tempatnya hanya di satu titik” ungkap Herry.

Herry menduga pelaku skimming sudah lama mengambil data nasabah dengan memasang skimmer di mesin ATM. Namun pelaku baru melancarkan aksinya pada 6 dan 7 September 2021. "Dan itu eksekusinya rata-rata malam hari. Dan itu orang profesional. Kalau tidak profesional tidak akan bisa," tutur dia.

Baca Juga: Awas Prank!! Uang Koin Laku Ditukar Jutaan Rupiah di Media Sosial

Menurutnya alat skimming (skimmer) ini dapat membaca data kartu ATM termasuk PIN nasabah. "Kondisi ini jelas bahwa itu bukan kejahatan dari internal, tapi kejahatan eksternal. Jadi ada orang yang memasang alat di situ untuk mendapatkan nomor kaitannya untuk mengakses ATM nasabah," kata dia.

Herry Nunggal Supriyadi mengatakan manajemen Bank Jateng berjanji akan mengembalikan semua dana milik nasabah Kantor Cabang Bank Jateng Klaten yang hilang. “Manajemen akan segera memproses pengembalian dana semua nasabah yang raib diduga akibat skimming tersebut” janjinya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Indria Purnama Hadi

Tags

Rekomendasi

Terkini

X