TITIKTEMU.CO - Melalui unggahan Instagramnya, @hotmanparisofficial, Senin (5/9), Hotman meminta secara khusus Polda Jatim mengusut tuntas kasus santri Gontor yang tewas di ponpes. Hal itu diungkap akun instagram @ pandanganjogja.
Unggahan itu ramai dikomentari warganet, banyak yang mendukung Hotman dalam mengusut tindak kekerasan itu melalui akun Instagram @hotmanparisofficial.
“Mantap bang, semoga abang menjadi contoh buat para pejabat maupun lainnya yang dapat membela rakyat kecil, salam dari Kalimantan,” tulis akun @sy4hr4ni.
Baca Juga: Diduga dendam terkait arisan online, polisi tembak polisi hingga tewas di Lampung Tengah
“Teruslah memberikan keadilan dan kebenaran kepada kami masyarakat pencari keadilan bang Hotman,” tulis @uthikurnia.
Hotman Paris Hitapea mengatakan, Polda Jatim diharapkan menurunkan tim untuk menyelesaikan kasus ini, ini diduga kasus penganiayaan.
Hotman Paris Hutapea di IG-nya menulis: Sesudah viral di Hotman 911, pimpinan pesantren Darussalam Gontor baru membuat tanggapan !!Knp tidak lapor polisi? Knp hanya pecat? Knp pelaku di kembalikan ke orang tua? Harusnya antar ke polisi!! Agar Polres Ponorogo hubungin sahabat keluarga korban di : @eenwierono 0813 6702 0000.
Baca Juga: Miris, suami tega bakar Istrinya yang sibuk main Mobil Legend dan tak perhatikan anaknya
Pondok Modern Darussalam Gontor, Ponorogo, Jawa Timur, melalui Juru Bicara Noor Syahid selanjutnya akhirnya buka suara soal meninggalnya santri insial AM yang berasal dari Palembang, Sumatera Selatan. Pihak Ponpes Gontor mengakui ada dugaan penganiayaan.
Keluarga besar Pondok Modern Darussalam Gontor memohon maaf sekaligus berbelasungkawa yang sebesar-besarnya atas wafatnya Almarhum Ananda AM, khususnya kepada orangtua dan keluarga almarhum di Sumatera Selatan.
Pihak Ponpes Gontor juga meminta maaf kepada orangtua dan keluarga almarhum jika dalam proses pengantaran jenazah dianggap tidak jelas dan terbuka.
Baca Juga: Sedang Tayang di Bioskop, Berikut Sinopsis Film Mencuri Raden Saleh
Selanjutnya Noor Syahid mengungkapkan dalam laman Ponpes Darussalam Gontor: berdasarkan temuan tim pengasuhan santri, kami memang menemukan adanya dugaan penganiayaan yang menyebabkan almarhum wafat. Menyikapi hal ini, kami langsung bertindak cepat dengan menindak/menghukum mereka yang terlibat dugaan penganiayaan tersebut.
Pada hari yang sama ketika almarhum wafat, kami juga langsung mengambil tindakan tegas
dengan menjatuhkan sanksi kepada santri yang diduga terlibat, yaitu dengan mengeluarkan
yang bersangkutan dari Pondok Modern Darussalam Gontor secara permanen dan langsung
mengantarkan mereka kepada orang tua mereka masing-masing.