hukrim

Komnas HAM Minta Keterangan Uji Balistik Penembakan Brigadir J dari Tim Labfor Polri

Teguh Argari Bisono
Sabtu, 6 Agustus 2022 | 15:41 WIB
Kantor Komnas HAM di Jakarta (pic/pic/dailymotion.com)

TITIKTEMU.CO - Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polri tiba di Kantor Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) di Jakarta Pusat, Jumat (5/8/2022).

Mereka akan dimintai keterangan terkait uji balistik pada peristiwa tewasnya Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat atau Brigadir J di rumah Irjen Pol Ferdy Sambo.

Rombongan Tim Labfor Polri datang pada pukul 08.35 WIB. Mereka datang lebih awal dari jadwal pemeriksaan pukul 09.00 WIB. Rombongan tersebut mengenakan baju batik
dan bersama-sama masuk ke Komnas HAM, kemudian menaiki tangga menuju ruangan pemeriksaan.

Baca Juga: LIGA INGGRIS: Awal Cemerlang Arsenal di Musim Baru Liga Premier dengan Kalahkan Crystal Palace

Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polri akan diminta keterangan terkait uji balistik kasus penembakan Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

Rombongan itu langsung memasuki kantor Komnas HAM dan menuju ruang pemeriksaan. Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara mengatakan pihaknya akan menanyakan detail
hasil uji balistik yang telah dilakukan oleh tim kepolisian.

"Agenda hari ini terutama kami akan meminta keterangan terkait uji balistik yaitu soal senjata yang digunakan, terus kemudian peluru dan juga hal-hal lain yang terkait dengan penggunaan senjata maupun peluru itu," kata Beka di Komnas HAM.

Baca Juga: Kapan Mulai Puasa Sunah Bulan Muharram? Simak Jadwal, Keutamaan dan Niatnya

"Misalnya begini registernya atas nama siapa senjata tersebut, terus kemudian pelurunya apakah ada yang pecah atau tidak kalau ada yang pecah itu apakah kemudian identik dengan ketemu tidak pecahannya dengan yang lain bagian peluru yang lain," lanjutnya.

Komnas HAM memeriksa tim siber dan tim khusus Polri terkait kasus tewasnya Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J. Pemeriksaan itu terkait komunikasi
lewat HP.

"Hari ini kami meminta keterangan dari tim siber dan juga timsus terkait dengan komunikasi yang didapatkan melalui handphone," katanya. Brigadir J disebutkan tewas dalam insiden saling tembak dengan Bharada E di rumah Irjen Ferdy Sambo di Komplek Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan, Jumat 8 Juli 2022. Namun, peristiwa itu baru di ketahui publik pada Senin, 11 Juli 2022 .

Baca Juga: Oknum Dosen yang Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di PTS di Depok, Ternyata Masih Aktif Mengajar

Polisi mengklaim penembakan itu berawal dari dugaan pelecehan yang dilakukan Brigadir J terhadap istri Irjen Pol. Ferdy Sambo, Putri Candrawati

Polisi mengatakan Brigadir J mengeluarkan total tujuh tembakan, yang kemudian dibalas lima kali oleh Bharada E. Tidak ada peluru yang mengenai Bharada E.
Sementara tembakan Bharada E mengenai Brigadir J hingga tewas.

Halaman:

Tags

Terkini