hukrim

Dosen Untag Semarang Ditemukan Tewas di Kostel, Sekamar dengan Perwira Menengan Polisi, Ini Fakta-faktanya

Rabu, 19 November 2025 | 09:37 WIB
Dosen Untag Semarang Ditemukan Tewas di Kostel, Sekamar dengan Prwira Menengan Polisi, Ini Fakta-faktanya. (Pexels)

Sekamar dengan Perwira Polri

Salah satu hal yang menarik perhatian publik adalah keberadaan seorang pria yang tinggal sekamar dengan korban. Kapolsek Gajahmungkur, AKP Nasoir, membenarkan bahwa pria tersebut merupakan anggota.

Meski begitu, status hubungan keduanya masih belum dipastikan. Polisi untuk sementara hanya menyebut bahwa D dan pria tersebut tinggal sekamar, tanpa menjelaskan apakah mereka memiliki hubungan spesial atau tidak.

Pihak kepolisian juga menegaskan bahwa pria itu belum diamankan karena dugaan awal kematian korban adalah akibat sakit. Namun, dia telah dimintai keterangan sebagai saksi.

Baca Juga: BNPB Pastikan Pencarian Korban Longsor Cilacap Terus Dilakukan Hingga Semua Ditemukan, Relokasi Warga Dipercepat

Keluarga Minta Korban Diautopsi  

Kasat Reskrim Polrestabes Semarang, AKBP Andika Dharma Sena, memastikan bahwa autopsi sudah dilakukan atas permintaan keluarga korban.

Langkah ini diambil untuk memastikan penyebab kematian, sekaligus untuk menghilangkan potensi beredarnya spekulasi di masyarakat.

Andika menyebut pihaknya masih mendalami semua informasi terkait, termasuk status pria yang berada bersama korban saat kejadian.  

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Artanto, mengaku belum mendapat laporan resmi terkait kasus ini. Dia masih menunggu laporan dari Polrestabes Semarang.

Baca Juga: Respons Cepat DPR dan Pemerintah: Dua Guru SMA 1 Luwu Utara Resmi Direhabilitasi

Viral di Media Sosial

Peristiwa ini sempat viral di media sosial setelah diunggah akun Instagram @smg_repostt. Unggahan menggambarkan proses penemuan korban di kamar nomor 210 pada Senin pagi sekitar pukul 05.40 WIB.

Publik pun ramai membahas kasus ini karena melibatkan seorang dosen muda dan seorang anggota polisi.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal tim Inafis dan dokter RSUP Dr. Kariadi, tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh D. Polisi menduga korban meninggal akibat sakit.

Halaman:

Tags

Terkini