RS Mayapada: Terlalu teledor kalau ngomong David alami cedera otak trumatis. Korban tak lagi koma

photo author
Teguh Argari Bisono, TitikTemu.co
- Rabu, 1 Maret 2023 | 13:17 WIB
Dokter Konsultan Perawatan Intensif RS Mayapada, dr Franz JV Pangalila mengatakan, perlu adanya kriteria untuk menyebut David mengalami DAI (pic/pmjnews.com)
Dokter Konsultan Perawatan Intensif RS Mayapada, dr Franz JV Pangalila mengatakan, perlu adanya kriteria untuk menyebut David mengalami DAI (pic/pmjnews.com)

TITIKTEMU.CO - Pihak RS MayapadaJakarta  menilai tidak tepat untuk mengatakan Cristalino David Ozora (17), akrab disapa David,  mengalami Diffuse Axonal Injury (DAI) terkait penganiayaan yang dilakukan oleh Mario Dandy Satriyo (20).

DAI atau cedera aksonal difus merupakan jenis cedera otak traumatis (TBI). Istilah ini menggambarkan cedera yang biasanya diakibatkan oleh trauma tumpul di kepala dan memengaruhi fungsi otak

Dokter Konsultan Perawatan Intensif RS Mayapada, dr Franz JV Pangalila mengatakan, perlu adanya kriteria untuk menyebut David mengalami DAI.

Baca Juga: Rafael Alun diklarifikasi KPK soal asal usul harta kekayaannya yang fantastis, diduga lakukan pencucian uang

“Kalau DAI itu dari mana itu DAI? Itu ada kriteria dan tidak gampang menyebut langsung DAI, itu terlalu teledor kalau ngomong DAI. Dasarnya apa?,” ujar Franz kepada wartawan, Selasa (28/2/2023), seperti dilansir pmjnews.com.

Dalam hal ini kedokteran RS Mayapada tidak ingin lebih jauh berspekulasi terkait penyakit dalam dari David. Ia hanya menyebut David mengalami trauma kepala usai peristiwa yang dialaminya.

“Tapi yang jelas ini ada ya, bahasa anomia ya, trauma kepala ya, kita semua tahu juga. Tapi apa itu yang menjadi masalah di dalamnya itu kita belum bisa. Karena ini masih bisa berkembang ya,” katanya.

Baca Juga: 16 besar Piala FA: Manchester United Vs West Ham, Erik ten Hag memburu tropi berikut setelah Carabao Cup

Diinformasikan, kondisi David saat ini sudah lebih baik dibandingkan saat David tiba di RS Mayapada. Saat ini David juga sudah dalam kondisi yang stabil dan tidak memakai lagi ventilator.

Sementara itu Dokter spesialis bedah saraf RS Mayapada Kuningan, Gibran Aditiara Wibawa menambahkan, David sudah tidak dalam koma.

“(David) mendatangi rumah sakit dalam posisi yang, kondisi koma. Tapi saat ini sudah sangat improve, sudah keluar dari posisi koma, kira-kira seperti itu,” kata Gibran.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Teguh Argari Bisono

Sumber: PMJNews.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X