TITIKTEMU.CO - Polisi masih mendalami kasus penganiayaan terhadap anak salah satu pengurus pusat GP Ansor, David di kawasan perumahan Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Salah satunya memeriksa Agnes Gracia Haryanto atau AG (15), perempuan yang diduga memicu pelaku Mario Dandy Satrio (MDS) melakukan tindak kekerasan.
"Untuk si anak inisial AG, sudah dilakukan pemeriksaan. Kami melakukan pemeriksaan tambahan terhadap si AG dan si kawan tersangka itu inisial S," jelas Wakasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Henrikus Yossi kepada wartawan, Kamis (23/2/2023), seperti dilansir pmjnews.com.
Menurut Henrikus, pemeriksaan dilakukan untuk meminta keterangan terkait percakapan antara AG dan pelaku MDS. Sementara temannya, S saat ini tengah menjalani pemeriksaan.
"AG siang ini kita mintai keterangan. Kalau S sedang berlangsung. Pemeriksaannya enggak mungkin kita jadikan satu. Keterangannya kita cek persesuaiannya saksi-saksi dengan keterangan ini," terangnya.
Disinggung soal kemungkinan para saksi yang tengah diperiksa akan jadi tersangka, Yossi menyebut hal itu tergantung fakta-fakta yang ada di lapangan terkait ada tidaknya keterlibatan mereka.
"Kita tidak boleh berasumsi, tapi benar-benar sesuai dengan fakta-fakta yang terjadi di TKP pada waktu kejadian tersebut," tukasnya.
Baca Juga: Manchester United dan Barcelona akan bertemu lagi di leg kedua play off 16 besar Liga Europa
Sementara itu video penganiayaan David beredar di twitter. Pemilik akun @aruna mencuit: Agnes sempet selfie diatas tubuh korban yang ga berdaya? Bener² gila. Pasangan psikopat. Lu berdua harus sama² dipenjara Yaa. Ga peduli sekalipun masih underage, tapi pemikirannya dah kriminal.***
Artikel Terkait
Kasus Penganiayaan Muhammad Kece, Propam Periksa Kepala Rutan Bareskrim
Buntut Keributan di Glow Karaoke, IPMAPA DIY Minta Polisi Segera Tangkap Pelaku Penganiayaan Dibrilian Jornes
Kasus Dugaan Penganiayaan Ade Ratna Sari, Tersangka Ternyata Seorang Model
Astaga, Komnas HAM Pastikan Tidak Temukan Indikasi Penganiayaan terhadap Brigadir J
Hotman Paris Hutapea minta terduga pelaku penganiayaan santri Gontor diantar ke polisi
Polres Ponorogo gelar olah TKP penganiayaan santri hingga tewas di Pondok Modern Gontor
Terganggu dengan ujaran kebencian? Begini cara melaporkan hate speech ke polisi