Rekam Jejak Hubungan Bermasalah Pelaku dan Korban Sebelum Kasus Tragis Cucu Mpok Nori Meninggal Dunia

photo author
Abi Zahy, TitikTemu.co
- Selasa, 24 Maret 2026 | 06:48 WIB
Rekam Jejak Hubungan Bermasalah Pelaku dan Korban Sebelum Kasus Tragis Cucu Mpok Nori Meninggal Dunia
Rekam Jejak Hubungan Bermasalah Pelaku dan Korban Sebelum Kasus Tragis Cucu Mpok Nori Meninggal Dunia

TITIKTEMU.CO - Kisah tragis meninggalnya cucu Mpok Nori, Dewhinta Anggary, menyisakan luka mendalam bagi keluarga dan masyarakat. Kasus ini mencuat setelah terungkap rekam jejak hubungan bermasalah antara Dewhinta dan FTJ, seorang warga negara asing (WNA) asal Irak. Hubungan yang diwarnai kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) ini menjadi sorotan karena berujung pada tragedi memilukan.

Berdasarkan hasil penyelidikan kepolisian dan keterangan keluarga, hubungan Dewhinta dan FTJ penuh dinamika yang tidak sehat. Mereka menikah secara siri dan dikaruniai seorang anak. Namun, di balik pernikahan tersebut, tersimpan kisah pilu yang akhirnya membawa keduanya ke dalam konflik besar.

Dewhinta dan FTJ menjalani pernikahan siri selama beberapa waktu sebelum tragedi terjadi. Sayangnya, hubungan ini jauh dari kata harmonis. Dewhinta sering menjadi korban penganiayaan fisik oleh FTJ. Kekerasan dalam rumah tangga yang dialami Dewhinta menjadi alasan utama dirinya ingin mengakhiri hubungan tersebut. Namun, keinginannya untuk bercerai selalu mendapat penolakan keras dari FTJ.

FTJ dikenal memiliki sifat posesif dan cemburu berlebihan terhadap Dewhinta. Ia bahkan sering menuduh Dewhinta memiliki hubungan dengan pria lain, meskipun tuduhan tersebut tidak pernah terbukti. Rasa cemburu buta ini menjadi pemicu utama tindakan nekat FTJ yang berujung pada kejadian tragis di Bambu Apus.

Sebelum peristiwa nahas tersebut terjadi, FTJ dilaporkan sering memata-matai aktivitas Dewhinta. Ia bahkan melakukan aksi pengintaian hingga dini hari untuk memastikan keberadaan Dewhinta. Pada akhirnya, FTJ mendatangi rumah kontrakan Dewhinta saat situasi sedang sepi dan melakukan tindakan yang mengakhiri hidup korban.

Kasus tragis meninggalnya cucu Mpok Nori ini menjadi pengingat pentingnya kesadaran akan bahaya kekerasan dalam rumah tangga. Jika kamu atau orang terdekatmu mengalami situasi serupa, jangan ragu untuk mencari bantuan dari pihak berwenang atau lembaga perlindungan perempuan. Ingatlah bahwa setiap orang berhak hidup dalam hubungan yang sehat dan bebas dari kekerasan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abi Zahy

Tags

Rekomendasi

Terkini

X