Pertemuan tersebut berlangsung di sebuah danau yang terletak di kawasan perumahan Cibarusah Jaya pada Minggu, 12 Januari 2025 pagi.
Lokasi pertemuan ini kini menjadi fokus utama penyelidikan polisi untuk mengungkap penyebab kematian Sandy, yang berusia 45 tahun.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Ade Ary Syam Indradi, menjelaskan bahwa Sandy pergi ke danau sekitar pukul 07.00 WIB menggunakan motor listrik.
"Sekitar pukul 07.00 WIB, korban mengendarai motor listrik menuju danau untuk menemui seseorang," ujar Ade Ary dalam keterangan persnya di Jakarta pada Senin, 13 Januari 2025.
Namun, tak lama setelah pertemuan tersebut, Sandy terlihat mendatangi rumah seorang saksi berinisial FM dalam keadaan penuh luka dan berlumuran darah.
"Sekitar pukul 07.30 WIB, korban tiba di rumah saksi FM dengan kondisi berdarah-darah, lalu pingsan di depan rumah tersebut," lanjut Ade Ary.
Sandy sempat dilarikan ke rumah sakit, tetapi nyawanya tidak terselamatkan. Ia kemudian dibawa ke RS Polri Kramatjati untuk menjalani proses autopsi guna mendalami penyebab kematiannya.***
Artikel Terkait
Jejak Kekayaan Hasto Kristiyanto Jadi Tersangka Suap, Simak Penjelasan dari PDIP
Ini Kekayaan Harvey Moeis vs Helena Lim, Dua Koruptor dalam Kasus PT Timah yang Rugikan Negara Rp300 Triliun! Yang Hanya Divonis Ringan
Viral Kombes Donald Tak Lapor Harta Kekayaan, KPK dan Polri Turun Tangan!
Helena Lim Divonis 5 Tahun Penjara: Crazy Rich PIK Terseret Kasus Korupsi Timah Rp300 Triliun
Penembakan Pemilik Rental Mobil di Rest Area Diduga Sindikat Penggelapan, Ini 3 Kasus Penggelapan Rental Mobil Fenomenal di Indonesia
Fakta Hotel Aruss Semarang Disita Polisi, Benarkah Terkait Pencucian Uang Judi Online?