Nabi Muhammad sendiri sudah mempersiapkan diri untuk pergi ke Masjid Dirar, namun dicegah dengan turunnya wahyu tentang kemunafikan dan niat buruk para pembangun Masjid, yaitu Surat at-Taubat ayat 107-110. Setelah mengetahui bahwa orang-orang ini munafik dan memiliki motif tersembunyi untuk membangun Masjid Dirar, ia memerintahkan para sahabat untuk membakarnya.
Stelah diperluas, Masjid Quba saat ini berdiri kemungkinan sudah termasuk di bekas Masjid ad-Dirar atau di dekatnya.
Struktur Masjid Quba mengalami pembangunan terbesar dalam sejarahnya, dengan luas area mencapai 50.000 meter persegi. Kapasitas meningkat hingga mampu menampung 66 ribu jemaah.
Baca Juga: Masjid Parit Jami' al-Khandaq , Masjid Tujuh Yang Hanya Ada 6
Dikutip dari Saudi Gazette, renovasi terakhir Masjid Quba memperluas ruang salat menjadi 5.035 meter persegi dan keseluruhan masjid beserta fasilitasnya menjadi 13.500 meter persegi dari semula hanya 1.600 meter persegi. Ruang salat utama ini mampu menampung hingga 20 ribu jemaah.
Masyarakat Madinah akan dengan nyaman melakukan salat di masjid Quba selama haji dan Idulfitri, ketika biasanya terjadi peningkatan jumlah jemaah yang berkunjung ke kota tersebut.
Masjid ini memiliki 54 kubah kecil, lima kubah berukuran sedang, dan satu kubah besar tepat di atas area mihrab. Bangunan masjid memiliki empat menara, masing-masing satu di setiap sudut. Awalnya hanya ada satu menara, renovasi terakhir menambahkan tiga menara lainnya. Dasarnya persegi, memiliki poros segi delapan dan berbentuk lingkaran di puncaknya.
Halamannya dibuat dari marmer putih dan hitam yang dihiasi ornamen berwarna merah. Sebagiannya ditutupi payung pada siang hari untuk melindungi jamaah dan pengunjung dari panas dan terik.
Baca Juga: Mengenal Masjid Bir Ali Yang Akrab Dengan Jemaah Haji Indonesia , Kenapa Disebut Bir Ali ?
Elemen bangunan baru ini mencakup karya dari arsitek Mesir Abdel Wahed el-Wakil, arsitek Pakistan Hassan Khan Sayyid, dan arsitek tensil dari Stuttgart, Mahmoud Bodo Rasch.
Masjid ini memiliki dua area salat utama, satu di selatan dan satu lagi di utara yang dihubungkan oleh dua barisan tiang beratap di sisi timur dan barat mengelilingi ruang tengah, yang ditutup dengan kain. Ruang salat di bagian selatan dihiasi enam kubah yang lebih besar di atasnya, ruang salat di bagian utara dihiasi 32 kubah yang lebih kecil, dan barisan tiang di atasnya dilengkapi dengan kubah yang lebih kecil.
Terdapat 7 pintu masuk utama dan 12 pintu masuk tambahan di Masjid Quba, fasilitas toilet sebanyak 64 unit untuk pria dan 32 toilet untuk wanita.
Artikel Terkait
Masjid Rotowijayan Menjadi Sejarah Panjang Perlawanan Kraton
Masjid Soko Tunggal , Unik Hanya Ditunjang Satu Tiang Penyangga Tapi Sarat Filosofi
Masjid Parit "Jami' al-Khandaq" , Masjid Tujuh Yang Hanya Ada 6
Masjid Bilal Di Madinah , Mengenang Sahabat Nabi Yang Melantunkan Adzan Pertamakali
Masjid Bani Salim "Al Jum'ah", Masjid Shalat Jumat Pertama Nabi Muhammad SAW