Gara Gara Diviralkan Jadi Rumah Pocong , Sejarah Omah Indische Tenggelam

photo author
AB Soleh, TitikTemu.co
- Minggu, 26 Mei 2024 | 17:00 WIB
Omah Indische di Desa Jagalan, Banguntapan, Bantul (Instagram/@humasjogja)
Omah Indische di Desa Jagalan, Banguntapan, Bantul (Instagram/@humasjogja)

Bangunan beratap tinggi dengan jendela besar yang memudahkan sirkulasi udara ini terdiri dari beberapa ruangan seperti ruang tamu, kamar tidur dan dapur. Ada tiga kamar tidur yang masih utuh yang dulunya digunakan pasangan suami istri Atmosudigdo dan anak-anaknya. Adapun bangunan belakang berupa dapur sudah hancur dimakan usia. Beberapa perabotan seperti tempat tidur, kursi, mesin ketik, porselen dan lain-lain tampak dipajang sehingga menambah kesan vintage.

“Saya dipercaya menjaga rumah ini sejak 2006 sampai sekarang. Sebelumnya rumah ini sudah lama banget kosong setidaknya lebih 20 tahun Pertama kali, saya membersihkan di sini, di depan itu masih seperti hutan. Pohonnya gede-gede sehingga harus saya tebang sendiri,” ungkap Pajarno.

Bagian dalam Rumah Indis (Instagram/@humasjogja)
Bagian dalam Rumah Indis (Instagram/@humasjogja)

Pajarno atau Nono mengatakan dirinya rutin membersihkan rumah tersebut setiap hari. Kegiatan ini dilakukannya seorang diri secara sukarela. Rumah Indis ini terbuka mulai pukul 07.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB bagi siapa pun yang ingin berkunjung untuk mengetahui sejarah atau berfoto dan tanpa dipungut biaya sepeserpun.

Baca Juga: Mengulik Masjid Agung Surakarta Yang Punya Sejarah Panjang

Menanggapi banyaknya cerita mistis yang beredar dan viral mengenai Omah Indische sebagai Rumah Pocong, merupakan ulah dari televisi swasta yang sempat mengambil gambar. Selama menjaga rumah tersebut pun, Nono belum pernah ada makhluk astral yang menggangunya.

Agar kejadian serupa tidak terulang, Omah Indische tidak lagi diperkenankan untuk dijadikan sebagai lokasi pembuatan konten yang disiarkan di YouTube dan media sosial lainnya. Sebab akan semakin menutup dan menenggelamkan sejarah Omah Indis.

"Pengambilan video sudah tidak diperkenankan lagi di sini oleh keluarga ahli waris dan sudah ditutup. Sekarang kalau kunjungan monggo, tapi jangan menanyakan hal-hal mistis. Kalau mau foto-foto untuk kebutuhan sekolah atau kampus masih diperbolehkan asal tidak dari sisi negatif," pungkas Nono.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: AB Soleh

Sumber: Pemprov Yogyakarta

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Arti Mimpi Ular Kuning dan Putih Apa?

Selasa, 26 Agustus 2025 | 11:35 WIB
X