Borderland Burnout: Ketika Rumah Berubah Jadi Kantor yang Menjajah Waktu Istirahatmu

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:01 WIB
Ilustrasi Borderland Burnout (Desain AI)
Ilustrasi Borderland Burnout (Desain AI)

TITIKTEMU.CO-Istilah work from home semula terdengar seperti kemewahan yang diimpikan banyak pekerja kantoran.

​Namun bagi jutaan remote worker berusia 24 hingga 40 tahun, impian itu perlahan berubah menjadi jebakan psikologis yang melelahkan.

​Fenomena ini bukan sekadar kelelahan kerja biasa, melainkan sebuah kondisi burnout akut yang belum memiliki nama resmi dalam kamus psikologi.

Baca Juga: Slow Living Bukan Tren Bule — Ini Alasan Gen Z Indonesia Mulai Memilih Hidup Lebih Pelan *Angle: gaya hidup slow living semakin digandrungi generasi m

​Kita bisa menyebut fenomena hilangnya batas antara ruang personal dan profesional ini sebagai Borderland Burnout.

​Kondisi ini paling nyata dirasakan oleh mereka yang terpaksa bekerja di dalam hunian dengan luas terbatas, seperti kamar kos atau apartemen studio.

​Ketika kasur tempat Anda melepas penat hanya berjarak satu langkah dari laptop tempat Anda mencari nafkah, fungsi rumah sebagai tempat istirahat otomatis runtuh.

Baca Juga: Lelah saat mau santai? Kenali leisure anxiety, paradoks me time yang malah bikin stres para wanita.

​Setiap sudut ruangan kini justru memancarkan aura tekanan kerja, tenggat waktu, dan rentetan pesan instan dari atasan.

​Ironisnya, banyak pekerja tidak menyadari bahwa mereka sedang mengalami Borderland Burnout karena tidak ada istilah formal yang mendefinisikannya.

​Mereka hanya merasa cemas setiap kali melihat meja kerja, atau merasa bersalah saat mencoba memejamkan mata di malam hari.

Baca Juga: Bukan Malas Tapi Lelah, Ini Alasan Gen Z Indonesia Pilih Hidup Cukup daripada Kejar Karier Gila-gilaan!

​Ketiadaan nama resmi membuat para korban merasa sendirian dan menganggap rasa lelah tersebut sebagai bentuk ketidakmampuan mereka dalam mengelola waktu.

​Padahal, akar masalahnya terletak pada otak kita yang gagal melakukan asosiasi bawah sadar bahwa rumah adalah zona aman untuk memulihkan energi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Leihana

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Lirik Yalal Waton Latin, Arab, Arti, dan Penciptanya

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 20:24 WIB
X