TITIKTEMU.CO - Film thriller petualangan Apex menyuguhkan tontonan penuh ketegangan yang siap membuat penonton tidak bisa santai.
Disutradarai Baltasar Kormákur, film ini memadukan aksi bertahan hidup dengan teror psikologis yang intens. Ketegangan yang ditawarkan terasa nyata, membuat napas ikut tercekat.
Dengan latar alam liar yang luas dan berbahaya, Apex membangun cerita sederhana, tetapi efektif dalam menghadirkan rasa takut.
Baca Juga: Review Salmokji: Whispering Water, Horor Korea yang Benar-benar Bikin Merinding
Sinopsis: Kisah Bertahan Hidup yang Berubah Jadi Mimpi Buruk
Cerita berfokus pada Sasha (Charlize Theron), perempuan yang sedang berduka setelah kehilangan suaminya. Untuk menenangkan diri, Sasha berpetualang seorang diri di Wandarra National Park, Australia.
Keputusannya ini mengundang perhatian banyak orang karena dia tampak misterius dan tertutup. pelarian itu berubah menjadi mimpi buruk ketika dia bertemu dengan Ben (Taron Egerton).
Dari Pertemanan Jadi Teror Mematikan
Awalnya, Ben tampak seperti sosok yang membantu. Dia memberi arahan dan terlihat ramah. Namun, perlahan terungkap dia ternyata memiliki niat jahat.
Ketika Sasha menyadari bahaya tersebut, semuanya sudah terlambat. Ben berubah menjadi predator yang siap memburunya.
Situasi ini memicu permainan kucing dan tikus yang brutal. Sasha harus berlari, bersembunyi, dan bertahan hidup dari seseorang yang tidak bisa diprediksi.
Baca Juga: Warkop DKI Comeback! Viralin Dooong!!, Komedi Kocak dengan Sentuhan Horor
Plot Sederhana, Tapi Tetap Menegangkan
Dari sisi cerita, naskah karya Jeremy Robbins tidak menghadirkan alur yang terlalu kompleks. Konfliknya cukup sederhana dan mudah diikuti.
Artikel Terkait
Review Mother Mary: Mungkin Bukan Film untuk Semua Orang
Sony Akan Produksi Film Django-Zorro, Ide Gila dari Tarantino
Trailer Verity Dirilis, Thriller Psikologis Dibintangi Dakota Johnson dan Anne Hathaway, Cek Jadwal Tayangnya
Viral! Jeni Rahmadial Fitri Finalis Putri Indonesia Riau Diduga Praktik Dokter Kecantikan Gadungan di PT Arauna Beauty Clinic
Dilan ITB 1997: Saat Cinta, Idealisme, dan Masa Depan Bertabrakan di Era Menjelang Reformasi
Review The Devil Wears Prada 2, Nostalgia Fashion Ikonik dengan Sentuhan Era Digital
Penayangan 13 Hari, Ghost in the Cell Tembus 2 Juta Penonton