Penayangan 13 Hari, Ghost in the Cell Tembus 2 Juta Penonton

photo author
Ken Maesa Pamenang, TitikTemu.co
- Kamis, 30 April 2026 | 18:10 WIB
Penayangan 13 Hari, Ghost in the Cell Tembus 2 Juta Penonton. ( X/jokoanwar)
Penayangan 13 Hari, Ghost in the Cell Tembus 2 Juta Penonton. ( X/jokoanwar)

TITIKTEMU.CO - Film Ghost in the Cell kembali mencatat prestasi. Dalam 13 hari penayangan sejak 16 April 2026, film horor garapan Joko Anwar ini sukses menembus angka 2 juta penonton.

Menurut data 29 April 2026, jumlah penonton bahkan telah melampaui angka tersebut. Capaian ini menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap film bergenre horor komedi.

Kesuksesan ini sekaligus menegaskan bahwa film Indonesia semakin mampu bersaing dan menarik perhatian publik luas, terutama dengan konsep cerita yang segar dan berbeda.

Baca Juga: Review The Devil Wears Prada 2, Nostalgia Fashion Ikonik dengan Sentuhan Era Digital

Antusiasme Penonton Meledak Sejak Hari Pertama

Sejak awal penayangan, Ghost in the Cell sudah menunjukkan performa yang menjanjikan. Pada hari pertama, film ini mencatat lebih dari 150 ribu penonton.

Tren positif ini terus berlanjut. Dalam waktu enam hari, film ini berhasil menembus 1 juta penonton. Angka ini menjadi indikator kuat Ghost in the Cell diterima masyarakat.

Memasuki hari ke-13, jumlah penonton harian masih stabil. Bahkan, dalam satu hari film ini sempat meraih lebih dari 80 ribu penonton, menjadikannya salah satu film dengan performa harian terbaik di tahun 2026.

Baca Juga: Dilan ITB 1997: Saat Cinta, Idealisme, dan Masa Depan Bertabrakan di Era Menjelang Reformasi 

Cerita Unik: Horor, Komedi, dan Kritik Sosial

Salah satu kekuatan Ghost in the Cell terletak pada konsep ceritanya yang tidak biasa. Film ini menggabungkan elemen horor dan komedi dalam satu alur yang seimbang.

Cerita berpusat di sebuah penjara Labuhan Angsana. Di tempat ini, para narapidana hidup dalam tekanan dan konflik yang keras. Situasi berubah saat dating tahanan baru, diikuti kemunculan teror misterius.

Hantu dalam film ini digambarkan memiliki karakter unik, yaitu hanya mengincar orang-orang dengan “aura negatif”.

Premis ini membuat para penghuni penjara berusaha berubah menjadi lebih baik demi menyelamatkan diri, menciptakan kombinasi antara ketegangan dan humor yang segar.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X