TITIKTEMU.CO, Jakarta – Perlindungan data merupakan fondasi utama dalam menjaga keamanan transaksi keuangan, di saat semakin tingginya aktivitas perbankan digital.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk berkomitmen memperkuat literasi keamanan bagi nasabah guna menghindari penyalahgunaan data pribadi.
Baca Juga: KPK Tahan Dua Pejabat PT PP Terkait Kasus Vendor Fiktif Rp46,8 Miliar
Di tengah kemudahan akses layanan digital, perlindungan informasi menjadi aspek penting yang terus dijaga oleh BRI melalui penguatan sistem keamanan dan edukasi terhadap nasabah.
Corporate Secretary BRI Dhanny menegaskan bahwa keamanan digital merupakan bagian penting dari penguatan layanan BRI. Upaya ini dilakukan untuk memastikan setiap transaksi nasabah berlangsung aman dan terlindungi.
Untuk itu nasabah diimbau untuk tidak membagikan informasi rahasia seperti Personal Identification Number (PIN), password, maupun One Time Password (OTP) kepada siapa pun. BRI menegaskan bahwa perseroan tidak pernah meminta data pribadi nasabah melalui telepon, pesan singkat, atau media sosial.
Baca Juga: DPR Ungkap Dugaan Manipulasi Barcode Massal: Sebut Sistem Digital BBM Subsidi Masih Bermasalah
“Keamanan dan kenyamanan nasabah merupakan prioritas utama BRI. Kami mengajak seluruh nasabah untuk selalu berhati-hati terhadap pesan atau tautan mencurigakan, serta tidak membagikan data transaksi yang bersifat rahasia seperti PIN atau OTP kepada pihak mana pun. Kami juga mengimbau agar nasabah menggunakan PIN dan kata sandi yang kuat, tidak menggunakan pola mudah ditebak seperti tanggal lahir atau urutan angka berulang, serta menggantinya secara berkala untuk menjaga keamanan data nasabah,” ujar Dhanny.
Baca Juga: Tok! Presiden Prabowo Rehabilitasi Eks Dirut ASDP Ira Puspadewi
Dhanny menambahkan, BRI mendorong nasabah untuk memanfaatkan berbagai fitur keamanan yang tersedia, seperti autentikasi biometrik, verifikasi dua langkah (Two-Factor Authentication/2FA), pembaruan aplikasi secara berkala, dan notifikasi transaksi.
"Langkah-langkah tersebut menjadi bagian penting dari penguatan kontrol untuk menjaga keamanan transaksi digital di tengah meningkatnya risiko penyalahgunaan data,” tambah Dhanny.
Nasabah diimbau untuk mengakses informasi dan layanan hanya melalui kanal resmi BRI, yaitu situs www.bri.co.id serta akun media sosial terverifikasi seperti Instagram @bankbri_id, Facebook BANK BRI, Twitter/X @BANKBRI_ID, @promoBRI, @kontakBRI, dan TikTok @bankbri_id.
Artikel Terkait
UMi BRI Hadir Perkuat Ekonomi Kerakyatan, Salurkan Pembiayaan Rp632 T kepada 34,5 Juta Debitur
BRI Perluas Penyaluran KUR Kepada 3,2 juta Debitur UMKM Senilai Rp147,2 T, Dorong Pertumbuhan Inklusif
Perdana, BRI Manajemen Investasi Catatkan KIK EBA Syariah Rp1,95 Triliun di BEI
Katalog Promo Indomaret 24–26 November 2025, Diskon Minyak Goreng hingga Body Care
Polemik Thrifting Ilegal Memanas: Pedagang Ungkap Biaya Rp550 Juta per Kontainer, Pemerintah Tetap Bersikap Tegas
KUR Super Mikro BRI 2025: Solusi Modal Ringan untuk Ibu Rumah Tangga dan Pekerja Ter-PHK Memulai Usaha