Syawalan di Demak Dipadati Wisatawan, Ini yang Dilakukan Polisi di Kota Wali

photo author
Agus Hermanto, TitikTemu.co
- Selasa, 10 Mei 2022 | 11:57 WIB
Pengamanan kepolisian di atas perahu saat berlangsung Tradisi Syawalan di salah satu perairan di pantai utara Demak Jawa Tengah. (pic. polres demak)
Pengamanan kepolisian di atas perahu saat berlangsung Tradisi Syawalan di salah satu perairan di pantai utara Demak Jawa Tengah. (pic. polres demak)

TITIKTEMU.CO DEMAK – Masih dalam situasi Lebaran anggota kepolisian di jajaran Polres Demak dibantu TNI, Dishub, petugas Satpol PP dan Linmas terus memperketat pengawasan di sejumlah obyek wisata terutama obyek wisata pantai atau laut .

Secara khusus pengawasan aparat gabungan difokuskan  saat kegiatan tradisi Syawalan atau kupatan seminggu sesudah Lebaran di daerah yang dikenal dengan sebutan Kota Wali itu.

Baca Juga: Lebaran Berlalu, Simak Berapa Volume Kendaraan dari H+2 Sampai H+5 di Tol Transjawa

Baca Juga: Arus Mudik & Balik Lebaran di Jateng Lancar, Ganjar Pranowo: Alhamdulillah, Terima Kasih…

"Kami sebar 400 personel untuk pengamanan seluruh obyek wisata yang ada di Kabupaten Demak. Tujuannya agar pengunjung merasa aman dan nyaman saat Syawalan," kata AKBP Budi Adhy Buono di Mapolres Demak, Senin 9 Mei 2022 seperti pers rilis yang diterima TITIKTEMU.CO.

Tradisi Syawalan yang dikenal dengan sedekah laut berupa larung sesaji yang dilakukan oleh para nelayan di tengah laut tersebut menjadi daya tarik ribuan wisatawan lokal maupun luar daerah.

Baca Juga: Tagar unsubcribepodcastcorbuzier Trending. Netizen Minta Deddy Corbuzier Take Down Podcast Pasangan Gay

Adapun tempat yang mengadakan Syawalan di Kabupaten Demak, yaitu Pantai Morosari di Kecamatan Sayung, Pantai Glagahwangi di Kecamatan Karangtengah, Pantai Morodemak di Kecamatan Bonang dan Pantai Onggojoyo di Kecamatan Wedung, Demak.

"Banyak orang yang hadir dalam tradisi yang sudah berlangsung ratusan tahun tersebut. Tujuan Syawalan sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT, serta bentuk ikhtiar para nelayan dengan harapan mendapat keberkahan limpahan rezeki dan keselamatan," ungkap Kapolres.

Dikatakannya, turunnya angka kasus Covid-19 di Indonesia, sehingga diperbolehkannya masyarakat untuk mudik membuat gairah masyarakat untuk berwisata cenderung meningkat. Lebih-lebih banyak obyek wisata yang beroperasi.

Baca Juga: Kepala SDN Batursari 5 Demak Berkolaborasi Majukan Sekolah, Raih Sejumlah Penghargaan di Tingkat Nasional

Namun begitu, Polres Demak tetap berupaya dan mengimbau agar masyarakat tetap selalu menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

"Tidak menutup kemungkinan moment Syawalan seperti ini dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan. Oleh itu, kami tingkatkan pengamanan dan pengawasan di seluruh obyek wisata," jelasnya.

Ditambahkan, husus obyek wisata kolam renang pihaknya mengimbau agar pengelola meningkatkan pengawasan kepada pengunjung sehingga tidak ada korban anak tenggelam.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Agus Hermanto

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X