Hj Parsiti, S.Pd Miliki Anggrek Langka, Belum Berpikir untuk Berbisnis Bunga

photo author
Teguh Argari Bisono, TitikTemu.co
- Kamis, 5 Mei 2022 | 13:10 WIB
Hj Parsiti, S.Pd bersama tanaman anggreknya di lantai dua rumahnya (pic/titiktemu/teguh argari)
Hj Parsiti, S.Pd bersama tanaman anggreknya di lantai dua rumahnya (pic/titiktemu/teguh argari)

Koleksi langka lainnya yang dimiliki Hj Parsiti adalah anggrek tebu. Anggrek tebu merupakan salah satu jenis bunga anggrek termahal di dunia dan merupakan jenis anggrek terbesar dan terberat di dunia. Warnanya yang menarik dengan motif bintik-bintik juga membuat bunga ini sering disebut sebagai anggrek macan.

Baca Juga: Kaos Diego Maradona saat Ciptakan Gol Tangan Tuhan Laku dengan Rekor Harga Tertinggi!

Perempuan berhijab ini lebih suka membeli anggrek di RBA (Raja Bunga Anggrek) di Bandungan, karena banyak koleksi langka di sana.  

Di lantai dua rumahnya, juga banyak ditanami anggrek, yang digantung di atap rumah. Ada berbagai jenis anggrek yang ditanamnya. Mulai dari anggrek bulan, anggrek bulan Taiwan, anggrek hitam, anggrek tebu, dendrobium, dendro keriting hingga vanda.

Dan saat rumahnya direnovasi, anggrek-anggrek itu sempat dipindahkan ke rumahnya yang lain, yang berdekatan dengan rumah lamanya. Di tempat baru itulah, justru sepuluh anggreknya hilang dicuri. Ada yang diambil  dengan potnya, namun ada juga yang dicabut  dari tanamannya.

Hj Parsiti, S.Pd bersama tanaman anggreknya di depan teras rumahnya
Hj Parsiti, S.Pd bersama tanaman anggreknya di depan teras rumahnya (pic/titiktemu/teguh argari)

“Yang saya sayangkan, kalau setelah itu, anggreknya mati, karena tercerabut dari akar atau batangnya,” pungkasnya. Sebagai pencinta anggrek sejati, dia tak ingin tanaman yang telah dirawatnya dengan susah payah itu, justru berakhir binasa di tangan yang mengambilnya.

Sejumlah teman-teman gurunya, ada yang tertarik membeli anggrek di rumahnya. Namun dia belum berpikir untuk berbisnis anggrek, selepas pensiun sebagai guru pada awal Juni 2022 mendatang.

Hj Parsiti tentu ingin terus membaktikan diri pada masyarakat, setelah tak lagi menjadi PNS. Selama ini keluarganya rutin memberikan bantuan untuk dua panti asuhan di Semarang. Dan setelah tak lagi menjadi guru, dia ingin terus memberikan donasi untuk panti asuhan itu. Semoga cita-citanya dikabulkan oleh Yang Mahakuasa. *** 

Ikuti beragam berita terbaru, olahraga, lowongan pekerjaan dan informasi bermanfaat lainnya di TitikTemu.co

 

 

 

 

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Teguh Argari Bisono

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X