TITIKTEMU.CO - Nabi Muhammad SAW dikenal sebagai nabi yang menyayangi umatnya. Bahkan terapat momen-momen ketika Nabi Muhammad SAW selalu mengkhawatirkan nasib umatnya sepanjang hayat. Berikut ini momen ketika Nabi Muhammad terbukti menyayangi umatnya melansir dari islam.nu.or.id.
Habib Muhammad Luthfi bin Yahya bahkan menerangkan ada 3 penopang keberhasilan dakwah Nabi Muhammad SAW yang tercantum dalam Q.S. At-Taubah ayat 128. Berikut terjemahannya:
“Sungguh telah datang kepadamu seorang Rasul dari kaummu sendiri, berat terasa olehnya penderitaanmu, sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, amat belas kasihan lagi penyayang terhadap orang-orang mukmin.” (QS At-Taubah: 128).
Baca Juga: Wajib Tahu! Keutamaan Sholat Sunnah Rawatib, Waktu dan Niatnya.
Ayat tersebut menegaskan Nabi Muhammad SAW adalah seorang manusia pilihan. Nabi Muhammad SAW sangat menyayangi umatnya.
Hal luar biasa atau keistimewaan Nabi Muhammad SAW yakni sepanjang hayatnya, Nabi SAW hanya memikirkan umatnya. Ia tidak ingin umatnya merasakan derita di hari akhir.
1. Nabi Muhammad Selalu Memikirkan Umatnya
Terjemahan ‘berat terasa olehnya penderitaanmu’, memiliki makna sepanjang hayatnya yang dipikirkan Nabi Muhammad SAW adalah umatnya. Ia tidak ingin mereka menderita.
Bahkan saat Malaikat Izrail datang mencabut nyawanya dan mengabarkan kabar bahagia berupa surga, Nabi Muhammad SAW bersedih. Nabi SAW menanyakan bagaimana nasib umatnya. Kondisi ini membuat Nabi Muhammad SAW bersedih hati.
Baca Juga: Wajib Tahu! Keutamaan Sholat Sunnah Rawatib, Waktu dan Niatnya.
2. Sangat Menginginkan Keimanan dan Keselamatan untuk Umatnya
Nabi Muhammad SAW sangat menginginkan keimanan dan keselamatan bagi umatnya. Terjemahan ‘sangat menginginkan keimanan dan keselamatan bagimu’ merupakan ungkapan rasa sayang dan harapan dari Nabi SAW untuk umatnya. Nabi SAW asangat menyayangi kaum beriman.
3. Ketika Berada Di Surga, Terus Memohon Kepada Allah SAW Agar Menolong Mereka
Nabi Muhammad SAW terus berdoa dan memohon kepada Allah SAW untuk menolong umatnya ketika sudah berada di surga. Nabi SAW juga memohonkan ampunan kepada mereka yang disiksa di neraka.
Artikel Terkait
7 Amalan Hari Jumat Sesuai Sunnah Rasul, Ada 1 Jam Waktu Mustajab untuk Berdoa Lho!
Begini Cara Mudah Membaca Surat Al Kahfi, Amalan Sunnah di Hari Jumat
Wajib Tahu! Keutamaan Sholat Sunnah Rawatib, Waktu dan Niatnya.
Lakukan 8 Amalan Sunnah di Hari Jumat Ini, Sayang Kalau Dilewatkan
Kapan dan Bagaimana Cara Puasa Sunnah 6 Hari di Bulan Syawal? Begini Penjelasan Ustadz Adi Hidayat