Mahasiswa UGM Kembangkan Mikroalga sebagai Bahan Alternatif Pembuatan Minyak Goreng

- Jumat, 16 September 2022 | 07:00 WIB
Kampus Universitas Gadjah Mada, Jogjakarta (UGM)
Kampus Universitas Gadjah Mada, Jogjakarta (UGM)

TITIKTEMU.CO, JOGJAKARTA  - Lima mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil melakukan riset pemanfaatan mikroalga Chlorella vulgaris sebagai bahan alternatif pembuatan minyak goreng.

Produk riset bernama "Choil atau Chlorella Healthy Frying Oil" itu dikembangkan oleh Jody Ashrib Satriayudistira (Jurusan Biologi angkatan 2019), bersama Fikri Ramadhan (Jurusan Biologi angkatan 2019), Lathief Al Umami (Jurusan Biologi angkatan 2019), Anindya Destifany Salsabila (Jurusan Kimia angkatan 2019), dan Mohammad Yuzer Irosoneri (Jurusan Teknik Kimia angkatan 2020).

Baca Juga: BP3 Resmi Gantikan LTMPT Laksanakan Proses Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru PTN Mulai 2023

Kampus Universitas Gadjah Mada, Jogjakarta
Kampus Universitas Gadjah Mada, Jogjakarta (UGM)

Mahasiswa UGM mengembangkan riset pemanfaatan mikroalga sebagai bahan alternatif pembuatan minyak goreng
Mahasiswa UGM mengembangkan riset pemanfaatan mikroalga sebagai bahan alternatif pembuatan minyak goreng (UGM)

Mereka berhasil melakukan ekstraksi minyak dari biomassa kering mikroalga Chlorella vulgaris di Laboratorium Bioteknologi Fakultas Biologi UGM dan Laboratorium Proses Pemisahan Departemen Teknik Kimia UGM.

“Chlorella vulgaris adalah salah satu spesies mikroalga yang sering dikultivasikan untuk diambil lipidnya sehingga pada umumnya mikroalga ini dimanfaatkan sebagai bahan baku biofuel,” kata Jody seperti dilansir Titiktemu.co dari laman ugm.ac.id, Kamis (15/9/2022).

Menurut Jody, mikroalga memiliki laju fotosintesis yang lebih cepat dibanding dengan tanaman konvensional lainnya, sehingga waktu panennya juga lebih singkat.

Baca Juga: Tok! Film Ngeri Ngeri Sedap Wakil Indonesia ke Oscar 2023

Selain itu  mikroalga mampu menyerap lebih banyak karbondioksida di udara, tidak memakan banyak lahan, dan kaya akan zat gizi.

Fikri menambahkan bahwa Chlorella vulgaris juga memiliki potensi untuk dapat digunakan sebagai bahan alternatif pengganti kelapa sawit dalam pembuatan minyak goreng.

Secara umum, menurutnya, mikroalga dikenal dapat menghasilkan minyak paling banyak dengan luas lahan lebih sedikit dibandingkan tanaman terestrial yang kita kenal saat ini.

Baca Juga: Sinopsis Film Fall, Tegangnya Dua Gadis Yang Terjebak Di Atas Menara

Proses ekstraksi mikroalga sangat mudah untuk dilakukan dan menghasilkan minyak dengan kualitas yang cukup baik menyamai kualitas minyak goreng yang umum ada di pasaran.

Halaman:

Editor: Indria Purnama Hadi

Sumber: ugm.ac.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Siswi MTsN 1 Pekanbaru Sumbang Medali Perunggu Karate

Sabtu, 30 September 2023 | 16:00 WIB

Pemuda Lintas Agama Ikuti Kemah Moderasi Beragama

Minggu, 10 September 2023 | 16:00 WIB

Siswa Madrasah Dan Santri Bisa Juga Jadi Dubber Keren

Minggu, 3 September 2023 | 15:00 WIB

Konservasi Penyu Hijau Untuk Mahasiswa Asing Di Unsoed

Sabtu, 2 September 2023 | 17:00 WIB
X