Pada kesempatan yang sama, pelaku seni pantomim yang menjadi juri lomba pantomim jenjang SD, Septian Dwi Cahyo mengungkapkan kegembiraannya atas tetap diselenggarakannya FLS2N meski di tengah suasana pandemi.
“Peserta didik tetap harus disediakan wadah untuk mengasah minat dan bakatnya. Terutama dengan melihat potensi besar yang dimiliki siswa di bidang seni dengan terlihat dari meningkatnya hasil karya yang dinilai oleh juri dalam lomba tahun ini. Apresiasi untuk Puspresnas yang tetap menggelar FLS2N meski secara daring,” tutupnya.
Dukungan serta apresiasi atas terselenggaranya FLS2N tahun 2021 juga disampaikan oleh berbagai pemangku kepentingan yakni Ketua Komisi X DPR RI, Syaiful Huda, Staf Khusus Kantor Staf Presiden (KSP) Bidang Manajemen Talenta Nasional, Avanti Fontana, serta Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kemendikbudristek, Jumeri.
Melalui tema yang diusung FLS2N tahun 2021 yakni “Seni Pulihkan Negeri”, Kemendikbudristek hendak merefleksikan semangat tanpa lelah para peserta didik untuk terus berjuang dan terus berdiri tegak menghadapai Covid-19 dengan berkesenian.
Untuk memeriahkan acara penutupan, panitia pelaksana menampilkan hiburan tari dan menyanyi solo dari dari alumni FLS2N, serta penampilan duet kolaborasi lagu inspiratif dengan judul lagu “Pulihkan Negeri”. ***