Nabi SAW menceritakan seorang musafir yang rambutnya kusut dan berdebu. Musafir menengadahkan kedua tangannya ke langit sambil berkata, ”Ya Rabb, ya Rabb…” . Tapi makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya dari yang haram, dicukupi dari yang haram, maka bagaimana mungkin dikabulkan doanya?” (HR Muslim).
Baca Juga: Rutin Baca Surat Al Waqiah, Ini Keutamaannya
Bermaksiat kepada Allah
Penghalang doa berikutnya adalah ber maksiat kepada Allah. Dosa inio banyak contohnya, mulai dari berzina, minum komer (minuman keras), dan lainnya.
Diriwayatkan Abu Hurairah raa, Rasulullah SAW bersabda:
“Tidaklah seorang pezina itu berzina sedang ia dalam keadaan Mukmin. Tidaklah seorang peminum khamr itu meminum khamr sedang ia dalam keadaan Mukmin.
Tidaklah seorang pencuri itu mencuri sedang ia dalam keadaan Mukmin. Dan tidaklah seorang perampok itu merampok dengan disaksikan oleh manusia sedang ia dalam keadaan Mukmin.” (HR Bukhari dan Muslim ).
Baca Juga: Membaca Surat Yasin Setiap Hari, Ini yang Akan Terjadi
Mendzalimi orang lain
Jangan berbuat dzalim terhadap orang lain. Sebab, Allah pasti memperhitungkan perbuatan itu. Dzalim kepada orang lain juga menjadi salah satu penghal;ang terkabulnya doa. Dalam hadits yang diriwayatkan Anas bin Malik radliyallahu disebutkan:
“Adapun kedzaliman yang tidak akan dibiarkan oleh Allah adalah kedzaliman manusia atas manusia lainnya hingga mereka menyelesaikan urusannya.”
Melalaikan kewajiban
Melalaikan kewajiban niscaya akan menghalangi doa terkabulkan. Sebagai umat muslim harus mendahulukan kewajiban, seperti shalat lima waktu, dan menjalankan amar ma’ruf dan nahi munkar.
Diriwayat Hudzaifah, Rasulullah SAW bersabda:
Demi Dzat yang menggenggam jiwaku, perintahlah yang makruf oleh kalian dan cegahlah yang munkar, atau Allah nyaris menurunkan siksaan kepada kalian karenanya (tidak amar makruf dan tidak nahyi munkar), sehingga kalian berdoa tidak dikabulkan. (HR At-Tirmidzi).***