4.Gaya Hidup Kurang Sehat
Tidak salah jika sesekali kita beristirahat ditengah kesibukan kita. Akan tetapi kerja dulu terus-menerus tanpa olahraga dan diimbangi dengan berdampak buruk pada otak dan keseluruhan kesehatan kita.
Kehidupan kurang aktif berhubungan erat dengan penyakit seperti diabetes, gangguan jantung, stroke, pembekuan darah di otak dan sebagainya .Jadi sempatkanlah waktu untuk berolahraga
5.Multitasking
Penelitian menunjukkan bahwa seseorang yang sering melakukan pekerjaan secara multitasking Mengalami penurunan kreativitas. Cobalah untuk melakukan pekerjaan dengan membaginya menjadi individu dan kerjakanlah satu persatu.
Jangan mengerjakan pekerjaan yang secara teknis berbeda dalam satu waktu. Dengan begitu kita tidak hanya tetap produktif tapi juga melindungi otak kita.
6. Kurang tidur
Tidur adalah bagian penting bagi kesehatan tubuh dan juga mental. Ketika kita tidur setelah bekerja seharian, otak kita akan beristirahat dan kemudian akan kembali prima.
Akan tetapi jika kita memaksa diri untuk begadang, maka otak kita tidak mempunyai kesempatan untuk beristirahat. Akibatnya kita akan kurang konsentrasi dan yang paling parah meningkatkan resiko penyakit Alzheimer atau kehilangan ingatan.
Inilah Mengapa kita perlu untuk cukup tidur paling tidak 6 sampai 8 jam sehari. Jika sulit untuk tidur, cobalah untuk mengurangi konsumsi kopi, alkohol dan kurangi penggunaan gadget sebelum tidur. Karena ternyata sinar biru dari gadget menyebabkan otak kita terus terjaga sehingga kita akan sulit untuk tidur.
7.Terlalu Sering Di Ruang Gelap
Terkadang kita senang dengan ruang yang gelap karena suasananya yang nyaman tetapi bukan ruang gelap yang tidak ada cahaya yang dimaksud. Tetapi orang yang selalu berada di dalam rumah dan tidak terkena sinar matahari memiliki potensi depresi yang lebih tinggi.
Seseorang yang mengalami depresi akan mengalami penurunan pada kemampuan kognitifnya. Oleh karena itu sesekali kita perlu keluar rumah merasakan cahaya matahari secara langsung.