pendidikan

7 Amalan Ibadah di Hari Jumat yang Penuh Berkah. Salah Satunya Berangkat Salat Jumat Lebih Awal

Kamis, 8 September 2022 | 19:41 WIB
Salah satu sunah di hari Jumat, memperbanyak dzikir dan doa. Ilustrasi (Shutterstock)

Sebagaiman hadis Nabi, “Barangsiapa yang mandi pada hari Jumat dan bersuci semampunya, lalu memakai minyak rambut atau minyak wangi kemudian berangkat ke masjid dan tidak memisahkan antara dua orang, lalu salat sesuai dengan kemampuan dirinya, dan ketika imam memulai khutbah, ia diam dan mendengarkannya maka akan diampuni dosanya mulai Jum’at ini sampai Jum’at berikutnya.” (HR. Bukhari dan Muslim).

  1. Berpenampilan rapi dan wangi

Hari Jumat adalah hari raya bagi umat Islam. Dalam sebuah riwayat Ibnu Majah sebagaimana disebutkan dalam kitabnya Iqamat Ash-Shalat wa As-Sunnatu fiha, dari Ibnu Abbas ra, Rasulullah SAW bersabda:

"Sesungguhnya hari ini (Jumat) adalah hari raya yang Allah peruntukkan bagi umat Islam. Maka, barangsiapa yang hendak menuju salat Jumat hendaklah ia mandi, memakai wewangian jika ada, dan gunakanlah siwak." (HR Ibnu Majah dan At-Thabrani. Dihasankan Al-Albani dalam Shahih Al-Jami').

Baca Juga: INFO LOKER: Lowongan Kerja PT Berdikari (Persero/BUMN) untuk Lulusan D3/S1, Cek Posisi dan Kualifikasinya

Membersihkan diri, mandi sunnah dengan niat menghadiri salat Jumat, termasuk membersihkan kuku, memotong rambut, memakai wangi-wangian dan memakai baju putih menjadi amalan baik sebelum melaksanakan salat Jumat.

Anjuran untuk memakai pakaian yang indah (terbaik) juga disebutkan dalam QS. Al-Araf ayat 31. Allah SWT berfirman sebagai berikut: "Wahai anak cucu Adam! Pakailah pakaianmu yang bagus pada setiap (memasuki) masjid, makan dan minumlah, tetapi jangan berlebihan. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan."

Baca Juga: LIGA CHAMPIONS: Ditinggal Sejumlah Bintang, Ajax Tetap Perkasa, Kalahkan Rangers

  1. Berangkat shalat Jumat lebih awal (menyegerakan)

Berangkat salat Jumat ke masjid dan mendapatkan shaf paling depan memiliki berbagai keutamaan. Dalam sebuah hadits riwayat Bukhari dan Muslim, disebutkan bahwa orang yang berangkat lebih awal seperti berkurban dengan unta. Dari Abu Hurairah ra, Rasulullah SAW bersabda:

مَنْ اغْتَسَلَ يَوْمَ الْجُمُعَةِ غُسْلَ الْجَنَابَةِ ثُمَّ رَاحَ فَكَأَنَّمَا قَرَّبَ بَدَنَةً وَمَنْ رَاحَ فِي السَّاعَةِ الثَّانِيَةِ فَكَأَنَّمَا قَرَّبَ بَقَرَةً وَمَنْ رَاحَ فِي السَّاعَةِ الثَّالِثَةِ فَكَأَنَّمَا قَرَّبَ كَبْشًا أَقْرَنَ وَمَنْ رَاحَ فِي السَّاعَةِ الرَّابِعَةِ فَكَأَنَّمَا قَرَّبَ دَجَاجَةً وَمَنْ رَاحَ فِي السَّاعَةِ الْخَامِسَةِ فَكَأَنَّمَا قَرَّبَ بَيْضَةً فَإِذَا خَرَجَ الْإِمَامُ حَضَرَتْ الْمَلَائِكَةُ يَسْتَمِعُونَ الذِّكْرَ

Artinya: "Siapa yang berangkat Jumat di awal waktu, maka ia seperti berkurban dengan unta. Siapa yang berangkat Jumat di waktu kedua, maka ia seperti berkurban dengan sapi. Siapa yang berangkat Jumat di waktu ketiga, maka ia seperti berqurban dengan kambing gibas yang bertanduk. Siapa yang berangkat Jumat di waktu keempat, maka ia seperti berqurban dengan ayam. Siapa yang berangkat Jumat di waktu kelima, maka ia seperti berkurban dengan telur." (HR Bukhari dan Muslim).

Baca Juga: Kemenkumham bebaskan bersyarat 23 narapidana kasus korupsi. Ini Daftar Mereka

Demikian penjelasan mengenai amalan ibadah di hari Jumat. Tentunya  masih banyak ibadah-ibadah lainnya yang dilaksanakan di hari Jumat. Wallahu’alam…***

 

 

Halaman:

Tags

Terkini