3. Hari An Nahr
Jatuh pada tanggal 10 Dzulhijjah. Kata An Nahr secara bahasa artinya menyembelih binatang di bagian pangkal lehernya atau tempat kalung.
Cara menyembelih ini merupakan cara dalam menyembelih onta. Karena onta terlalu sulit untuk disembelih di bagian ujung leher.
Disebut hari Nahr karena pada hari ini banyak orang yang menyembelih onta hewan kurban. (Al-Qamus Al Muhit, kata: An Nahr.
Baca Juga: Haji 2022 : Arab Saudi Tetapkan Wukuf Jumat, Idul Adha Sabtu 9 Juli
Diriwayatkan Ibnu Umar ra, Nabi SAW bersabda:
Tidak ada hari-hari yang lebih agung di sisi Allah dan amal shalih di dalamnya lebih dicintai oleh-Nya daripada hari yang sepuluh (sepuluh hari pertama dari Dzulhijjah). (HR. Ahmad, dishahihkan Syaikh Ahmad Syakir).
Menurut Ibnu Qayyim Al Jauziyyah, keutamaan dari 10 hari pertama bulan Dzulhijjah justru jatuh pada siang hari, bukan malam hari.
Rasulullah SAW menyambut bulan Dzulhijjah ini dengan memperbanyak amal sholeh. Salah satunya dengan banyak menjalankan ibadah puasa.
Baca Juga: Beda dengan Muhammadiyah, Kemenag Tetapkan Hari Raya Idul Adha 1443 Jatuh Pada Minggu, 10 Juli 2022
Tahun ini, menurut ketetapan pemerintah, puasa Tarwiyah dan Arafah jatuh pada:
Puasa Tarwiyah 8 Dzulhijjah atau 8 Juli 2022
Puasa Arafah 9 Dzulhijjah atau 9 Juli 2022
Idul Adha 10 Dzulhijjah atau 20 Juli 2021.***