Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku berpindung kepada-Mu dari kekafiran dan kefakiran, dan aku berlindung kepada-Mu dari siksa kubur. Tiada Tuhan selain Engkau.” (HR. Abu Dawud)
Baca Juga: RAMADHAN: Lima Perkara yang Harus Dihindari Agar Puasa Terpelihara Mendapatkan Pahala
7. Doa mohon ampunan, kemudahan, terhindar dari azab, dan beban yang berat
“Rabbanā lā tu`ākhiżnā in nasīnā au akhṭa`nā, rabbanā wa lā taḥmil ‘alainā iṣrang kamā ḥamaltahụ ‘alallażīna ming qablinā, rabbanā wa lā tuḥammilnā mā lā ṭāqata lanā bih, wa’fu ‘annā, wagfir lanā, war-ḥamnā, anta maulānā fanṣurnā ‘alal-qaumil-kāfirīn.”
Artinya: “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir”. (Al-Baqarah ayat 286).***