TITIKTEMU.CO – Memasuki 10 hari kedua bulan Ramadhan, umat Islam dianjurkan untuk terus meningkatkan amalan-amalan baik untuk meningkatkan kualitas puasa, tak sekedar mendapatkan lapar dan dahaga, tetapi juga memperoleh pahalaNya.
Ramadhan bulan yang mulia. Karena begitu mulianya, rasa bahagia menyambut datangnya ramadhan saja, Allah mengharamkan jasadnya masuk kedalam api neraka, masya Allah.
Bahkan Baginda Rasulullah SAW mengatakan, “Barang siapa bergembira dengan masuknya bulan Ramadhan, maka Allah akan mengharamkan jasadnya masuk neraka". (Diriwayatkan dalam kitab Durrat Durrat An-Nasihin).
Baca Juga: Manfaatkan 8 Hektar Tanah, Kebonbatur akan Buat Desa Wisata di Brown Canyon
Memasuki 10 hari kedua Ramadhan, adalah fase transisi setelah Allah menurunkan rahmat-Nya, kemudian memberikan maghfirah dengan dibukanya pintu pengampunan seluas-luasnya.
Ini didasarkan pada sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda, “Awal Ramadhan adalah rahmat, pertengahannya maghfirah (ampunan), dan akhirnya adalah ‘Itqum minan nar (pembebasan dari api neraka).” (HR. Baihaqi).
Bagi siapapun yang bisa melewati bulan puasa Ramadhan ini hingga fase kedua, insyaallah bisa mendapatkan ampunan yang tidak akan diperoleh di bulan-bulan yang lain.
Rasulullah SAW mengatakan, “Barang saiap yang berpuasa dengan penuh rasa keimanan, maka Allah akan senantiasa mengampuni dosa-dosanya yang akan datang” (HR. Bukhari Muslim).
Melansir dari berbagai sumber, berikut amalan yang harus ditingkatkan dan perkara yang dapat merusak ibadah puasa di 10 hari kedua bulan Ramadhan.
5 amalan yang harus ditingkatkan di 10 hari kedua bulan Ramadhan
- Memperbanyak Sedekah
Bulan Ramadhan dikenal dengan bulan penuh rahmat, termasuk jika kita berbuat baik maka akan dilipatgandakan.
Dengan memberi sedekah kepada keluarga, kerabat, ataupun tetangga yang sedang berpuasa maka akan dicatat sebagai pahala seperti orang yang berpuasa. Akan bertambah pahala kalian, jika intensitas dan nominal sedekah yang diberikan juga lebih dari biasanya.