TITIKTEMU.CO, JAKARTA - Memiliki anak dan keturunan yang dapat menjadi generasi penerus adalah harapan dan impian setiap orang.
Apalagi, bagi mereka yang telah membangun rumah tangga dengan pasangannya.
Memiliki keturunan, menjadi salah satu tujuan dari sebuah pernikahan.
Sudah menjadi kebiasaan dalam masyarakat, bila ada sepasang suami istri yang belum lama menikah, selalu yang ditanyakan pertama kali oleh teman dan kerabatnya adalah, “Sudah punya momongan atau belum?”.
Baca Juga: Keutamaan Rajab dan Hukum Berpuasa Menurut Imam 4 (Empat) Mazhab
Agama Islam mengajarkan, bahwa anak dan keturunan yang kita harapkan, tidaklah sekadar penerus generasi saja.
Namun, anak dan keturunan tersebut harus mempunyai kualitas serta memiliki kepribadian yang luhur lahir dan batin.
Singkat kata, Islam mengajarkan kita untuk memiliki anak keturunan yang saleh.
Baca Juga: Agar Hajat Terkabul, Lakukan Amalan-amalan ini di Bulan Rajab
Ajaran ini banyak disampaikan di dalam kitan suci Al-Qur’an melalui beberapa ayat yang mengisahkan para nabi, yang memanjatkan doa kepada Allah agar diberi anak dan keturunan yang baik.
Doa-doa tersebut, diantaranya dipanjatkan oleh Nabi Ibrahim, Nabi Zakaria, dan orang salih lainnya.
Baca Juga: Bacalah Dzikir Subhanallah Wa Bihamdihi Subahanallahil Adzim, Maka Segala Kebaikan Mendatangimu
Di antara doa-doa itu adalah:
رَبِّ هَبْ لِي مِنَ الصَّالِحِينَ