TITIKTEMU.CO JOMBANG - Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim, mengunjungi Pondok Pesantren Tebuireng di Kabupaten Jombang, Pondok Pesantren Lirboyo dan Pondok Pesantren Al Falah di Kediri.
Dalam kunjungan kerjanya ke Jawa Timur, Nadiem menyatakan keinginannya untuk belajar dan mendengarkan langsung menciptakan sumber daya manusia unggul melalui karakter karakter di pondok pesantren.
“Saya ingin belajar dan mendengar langsung bagaimana pondok pesantren merupakan sarana untuk menciptakan karakter Sumber Daya Manusia (SDM) unggul. Karena 22 Oktober adalah Hari Santri Nasional, maka tepat jika saya berkunjung ke pesantren-pesantren di Jawa Timur (Jatim) yang menjadi penggerak pendidikan dan pembentukan karakter generasi masa depan,” kata Nadiem seperti rilis laman Kemendikbudristek.
Baca Juga: Tinjau Sekolah di Yogyakarta, Nadiem Makarim: Roh Pendidikan itu Pembelajaran Tatap Muka
Dalam kunjungan di Pesantren Tebuireng, Jombang (21/10) Menteri Nadiem diterima langsung oleh Pimpinan Pesantren Tebuireng, KH. Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) di ndalem kasepuhan bersama Ibu Nyai Lelly Lailiyah, dan Ibu Nyai Faridah Solahudin Wahid (istri almarhum Gus Solah).
Nadiem juga berkesempatan untuk berziarah di makam KH. Hasyim Asyari, KH. Wahid Hasyim, KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yang juga merupakan Presiden ke-4 Republik Indonesia, serta KH. Solahudin Wahid (Gus Solah), dan keluarga Tebuireng.
Baca Juga: Bantuan Rp. 725 Juta dari Semen Indonesia untuk Prasarana Umum dan Pendidikan di Jawa Tengah
Setelah itu, dia meninjau Museum Islam Indonesia Hasyim Asyari (MINHA) yang memamerkan berbagai koleksi dengan narasi penyebaran Islam di nusantara. Serta mengunjungi SMK Plus Khoiriyah
Hasyim yang memiliki siswa yang juga santri dengan jurusan Multimedia dan Desain Komunikasi Visual.
“Kunjungan ke Jatim ini luar biasa buat saya. Ada perjalanan sejarah dan juga melihat masa depan. Benar- benar memotivasi diri saya dan memberikan masukan berharga bagi pengembangan Merdeka Belajar,” ujar Nadiem.
Baca Juga: Inilah 60 Finalis STQH Nasional ke 26, Catat Jadual Lombanya
Pada kesempatan itu Nadiem mendapat kehormatan untuk menginap di kamar milik mendiang KH. Hasyim Asyari, Pendiri Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang.
“Mas Menteri menginap di kamar Mbah Hasyim Asyari di Pondok Tebuireng. Alhamdulillah beliau mau nginap di pondok, agar tahu suasana, kondisi, dan kehidupan pesantren,” kata KH. Abdul Halim Mahfudz yang akrab disapa Gus Iim, salah seorang cicit KH. Hasyim Asyari.