Tinjau Sekolah di Yogyakarta, Nadiem Makarim: Roh Pendidikan itu Pembelajaran Tatap Muka

photo author
Ipiek Riyanto, TitikTemu.co
- Selasa, 14 September 2021 | 23:04 WIB
Mendikbudristek Nadiem Makarim  (Indonesia.go.id)
Mendikbudristek Nadiem Makarim (Indonesia.go.id)

TITIKTEMU.CO, YOGYAKARTA -Mendikbudristek Nadiem Makarim berharap pembelajaran tatap muka (PTM) bisa segera dilaksanakan secara penuh.

Bagaimana pun, roh pendidikan salah satunya ada di pembelajaran tatap muka. Saat ini, pembelajaran tatap muka dilaksanakan secara bertahap.

Dikutip Titiktemu.co dari Antara, harapan itu disampaikan Nadiem saat meninjau simulasi PTM di SD Muhammadiyah Jogokariyan, Yogyakarta, Selasa (14/9/2021).

Baca Juga: Sidak Penerapan Prokes Dalam PTM, Ganjar Temukan Banyak Guru dan Siswa Belum Paham Protokol Kesehatan

“Kembalikan roh pendidikan kita yang bisa dibilang hilang selama pembelajaran jarak jauh,” kata Nadiem.

Menurut Nadiem, permasalahan pendidikan yang muncul selama pembelajaran jarak jauh dapat diselesaikan jika anak-anak telah kembali ke sekolah.

“Motivasi anak-anak kita, karakter anak-anak kita harus kembali pada disiplin, dan pada senang bertemu teman,” ujar Nadiem.

Baca Juga: PTM Terbatas Telah Dimulai, Bagaimana Penerapannya Di Pondok Pesantren?

Mendikbudristek menambahkan pihaknya sedang fokus mengembalikan pelajar ke sekolah secepat mungkin. Rencana ini akan terwujud jika sudah ada jaminan keamanan siswa.

Dia melanjutkan satuan pendidikan di Indonesia harus segera bangkit sebelum learning loss atau hilangnya pembelajaran.

Kebangkitan harus dimulai sebelum masalah kesehatan mental siswa, dan dampak sosial negatif berkepanjangan seperti putus sekolah menjadi permanen.

Baca Juga: Learning Loss Karena Daring… . Pemerintah Siapkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas.

“Anak-anak harus secepatnya bisa kembali ke sekolah agar masa depan mereka lebih cerah,” tutur Nadiem.

Dia berharap Pemda, Satgas Covid-19, komite sekolah bersama orang tua mendukung PTM. Namun, PTM harus dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ganug Nugroho Adi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X