pendidikan

Bukan Sekadar Lagu, Makna Tembang Lir-Ilir  Ini Bikin Hati Tertohok

Sabtu, 2 Oktober 2021 | 22:32 WIB
Sunan Kalijaga pencipta tembang Li-ilir (id.Wikipedia)

TITIKTEMU.CO - Tembang dolanan Lir-ilir tentu sudah tidak asing lagi. Pada masanya, lagu berbahasa Jawa ini merupakan teman bermain anak-anak.

Pada zaman dulu, ibu-ibu juga suka mendendangkan lagu ini untuk  meninabobokan bayinya agar cepat tidur.

Diciptakan oleh Sunan Kalijaga, satu dari  sembilan wali (Walisanga), tembang Lir -ilir memiliki filosofi yang dalam. Sunan Kalijaga memakai tembang ini untuk dakwah.

Baca Juga: Salat Tahiyatul Masjid, Penghomatan Terhadap Rumah Allah dan Keutamaannya

Syair lengkap tembang Lir-ilir tersebut sebagai berikut:

Ilir-ilir, Ilir-ilir, tandure (hu)wus sumilir

Tak ijo royo-royo, tak sengguh temanten anyar

Cah angon, cah angon, penek(e)na blimbing kuwi

Lunyu-lunyu penek(e)na kanggo mbasuh dodot (s)ira

Dodot (s)ira, dodot (s)ira kumitir bedah ing pingggir Dondomana, jlumatana, kanggo seba mengko sore

Mumpung gedhe rembulane, mumpung jembar kalangane

Ya surak-a, surak hiya!

Baca Juga: Tidak Semua Muslim Tahu Dahsyatnya 8 Doa Duduk di Antara Dua Sujud

Berikut ini makna dari tembang Ilir-ilir seperti dilansir TITIKTEMU.CO dari Wikipedia:

Halaman:

Tags

Terkini