pendidikan

Pembelajaran Jarak Jauh Picu Pernikahan Dini. Di Pekalongan, Banyak Siswi SMA Sudah Dilamar

Sabtu, 18 September 2021 | 12:06 WIB
Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) saat mampir ke SMA N 1 Petungkriyono di sela-sela gowes, Kamis (16/9/2021). (jatengprov.go.id)

“Kita lagi kampanye 'Jo Kawin Bocah' untuk menekan angka pernikahan dini,” kata dia.

Baca Juga: Gubernur Jateng Ditagih Pembebasan Seragam Sekolah, Netizen: Baju Saya Kekecilan, Pak!

Gus Yasin mengakui sekolah pembelajaran jarak jauh atau PJJ akan semakin memicu terjadinya pernikahan dini. Aapalagi sekolah bisa dilakukan di rumah.

“Sebagian orangtua beripikir menikah muda tidak apa-apa, toh meskipun menikah masih bisa tetap sekolah,” jelasnya. 

Karena itu, lanjut dia, Pemprov Jateng terus mengupayakan pembelajaran tatap muka penuh. Sekolah tatap muka bagaimanpun lebih baik dibanding PJJ.

“Jadi patuhi protokol kesehatan. Semakin kita taat, kondisi Covid-19 akan semakin baik sehingga anak-anak bisa sekolah tatap muka secara penuh,” jelas dia.***

Halaman:

Tags

Terkini