Selain SEO, Andika juga menekankan pentingnya penggunaan kata kunci (keyword) yang tepat agar sebuah konten lebih mudah ditemukan oleh audiens.
"Supaya konten itu bisa ketemu, penting adanya keyword yang mengelompokkan konten dalam topik tertentu. Jadi, memudahkan user untuk menemukan isu yang sesuai," jelasnya.
Pentingnya GEO agar Konten Menjadi Referensi AI
Dalam sesi berikutnya, Andika mengulas konsep Generative Engine Optimization (GEO), yaitu strategi yang bertujuan meningkatkan peluang suatu konten dipilih sebagai referensi oleh teknologi kecerdasan buatan (AI) saat menyusun ringkasan informasi.
"Nah, kita masuk ke ranah AI. Ini gimana caranya konten kita ini masuk ke rekomendasinya AI, jadi, membuat kita harus lebih effort agar AI memilih konten kita," kata Andika.
Baca Juga: Kuntilanak Indonesia Masuk Film Horor Taiwan, Hasilnya Bikin Seri The Rope Curse Naik Level!
Ia menambahkan bahwa GEO masih terus berkembang seiring semakin luasnya pemanfaatan AI. Karena itu, ia mengajak para kreator konten untuk memanfaatkan perkembangan tersebut, bukan menganggapnya sebagai ancaman.
"GEO ini masih perlu disempurnakan juga karena penggunaannya AI ini baru beberapa waktu belakang. Oleh karena itu, daripada 'memusuhi' AI, akan lebih baik bagaimana kita mendekati dan merangkul AI untuk konten kita," paparnya.
Menurut Andika, konten yang kerap dijadikan rujukan oleh AI umumnya memiliki informasi yang akurat, lengkap, mudah dipahami, serta disusun dengan bahasa yang tepat.
"Jadi, untuk membuat konten berkualitas harus menampilkan informasi yang valid dan benar-benar menjawab kebutuhan user atau paket komplit, serta terhubung atau terkumpul," pungkasnya.***