pendidikan

Bukan Kurang Pintar — Mungkin Anakmu Punya Cara Belajar yang Berbeda

Minggu, 31 Mei 2026 | 12:00 WIB
Ilustrasi mengenal cara belajar anak (Desain AI)

Baca Juga: Meletakkan Ponsel, Memeluk Insting: Seni Tenang Menjadi Ibu

Kinestetik — tipe ini belajar dengan tubuh. Mereka butuh bergerak, memegang benda nyata, atau praktik langsung agar informasi benar-benar meresap.

Nah, masalahnya — sebagian besar sistem belajar di rumah maupun sekolah masih satu arah: duduk diam, dengarkan, catat.

Anak kinestetik yang aktif bergerak langsung dicap "tidak bisa diam."

Anak visual yang butuh gambar dicap "tidak fokus" karena mencoret-coret buku.

Baca Juga: Journaling 10 Menit untuk Ibu: Cara Sederhana Menenangkan Pikiran Saat Mengasuh Anak

Padahal mereka sedang belajar — hanya dengan cara yang belum dipahami orang dewasa di sekitarnya.

Tanda-Tanda yang Sering Disalahartikan

Anak yang sering melamun saat belajar bisa jadi sedang memvisualisasikan informasi.

Anak yang selalu ingin bergerak mungkin tidak nakal — ia hanya kinestetik.

Anak yang lebih suka ngobrol daripada membaca bisa jadi auditori yang sesungguhnya sangat haus ilmu.

Sayangnya, label negatif terlalu cepat ditempel. "Malas." "Bandel." "Susah fokus."

Baca Juga: Strawberry Parenting Versi Indonesia: Bukan Memanjakan, Tapi Cara Baru Mendidik Anak Lebih Kuat

Label itu bukan deskripsi anak.

Itu cerminan cara pandang kita yang belum cukup luas.

Halaman:

Tags

Terkini